Kompas.com - 07/07/2020, 16:28 WIB
Ilustrasi marmot kecil Wikimedia CommonsIlustrasi marmot kecil

KOMPAS.com – Penyakit pes atau dikenal juga dengan sampar adalah penyakit infeksi mematikan yang disebabkan oleh bakteri.

Bakteri penyebab pes ditularkan melalui binatang sejenin rodent sebagai binatang karier dari bakteri tersebut.

Beberapa binatang yang dapat menularkan pes, yakni tikus, marmot, kelinci, anjing, dan kucing.

Baca juga: Kasus Baru Wabah Pes Muncul di Mongolia, China Langsung Siaga 3

Gejala penyakit pes

Gejala penyakit pes pada masing-masing orang bisa berbeda, tergantung lokasi yang terinfeksi bakteri pes.

Misalnya saja, pes yang menyerang getal bening dapat memperlihatkan gejala-gejala, berupa:

  • Panas dingin
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada otot-otot
  • Kejang
  • Pembengkakan kelenjar getah bening terutama di daerah pelipatan paha, ketiak, leher

Sementara, pes yang menyerang paru-paru dapat memperlihatkan gejala penyakit pes berupa:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Batuk
  • Sesak napas
  • Batuk berdahak darah
  • Nyeri dada saat menarik napas dalam-dalam

Baca juga: Rabies: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Cara Mencegah

Sedangkan, pes yang menyerang pembuluh darah memperlihatkan gejala-gejala, seperti:

  • Sakit perut
  • Gampang mengalami lebab karena perdarahan
  • Demam
  • Mual dan muntah

Penyebab penyakit pes

Melansir Buku Mengenali Keluhan Anda: Info Kesehatan Umum untuk Pasien (2013) oleh Dr. Ayustawati, PhD, penyakit pes disebabkan oleh bakteri bernama Yersinia pestis.

Bakteri disebarkan lewat kutu yang hidup pada bulu rodent yang terinfeksi bakteri tersebut.

Penyakit pes yang mengenai paru-paru bisa menimbulkan peradangan paru-paru.

Pada manusia, kuman penyebab pes dapat disebarkan melalui droplet yang dikeluarkan saat penderita batuk.

Beberapa orang yang sering diserang oleh bakteri pes antara lain, kelenjar getah bening, paru-paru, dan pembuluh darah.

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (1): Gejalanya Kerap Tak Disadari

Cara mengobati penyakit pes

Penderita yang terserang pes perlu penanganan secepat mungkin. Apabila penanganan tidak didapatkan penderita dalam waktu 24 jam, bisa menimbulkan kondisi fatal, bahkan menyebabkan kematian.

Antibiotik, oksigen, infus dan pernapasan bantuan mungkin diperlukan untuk membutuh bakteri yang menyerang penderita dan memperbaiki kondisi penderita.

Jika seseorang punya kontak dengan penderita pes, mereka perlu diperiksa oleh dokter untuk melihat apakah terkena penyakit pes atau tidak.

Dokter mungki akan memberikan juga antibiotik untuk mencegah penularan penyakit pes.

Cara mencegah penyakit pes

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit pes, selain menghindari kontak dengan penderita.

Berikut sarannya:

  • Mengontrol populasi tikus dapat menurunkan risiko munculnya epidemi atau wabah pes
  • Vaksinasi untuk pes sudah tersedia, tapi memang efektifitasnya belum meyakinkan

Baca juga: Alasan Air Hangat Lebih Tepat untuk Mengompres Anak Demam

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Health
7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.