Radikal Bebas: Pengertian, Jenis, dan Bahaya

Kompas.com - 21/07/2020, 19:30 WIB
Ilustrasi kanker paru. Pemeriksaan CT Scan paru-paru. SHUTTERSTOCK/create jobs 51Ilustrasi kanker paru. Pemeriksaan CT Scan paru-paru.

Sebaliknya, jika berlebihan, radikal bebas menjadi molekul pemangsa yang bergerak liar menyerang bagian tubuh yang sehat sehingga rusak, serta membinasakan jaringan yang telah rusak tersebut hingga mendorong berlangsungnya kematian sel secara biologis.

Pengaruh radikal bebas terhadap tubuh memang sulit terdeteksi, tapi secara perlahan dapat menimbulkan dampak yang luas terhadap kesehatan.

Inilah awal mula terjadinya penyakit yang menyerang manusia.

Baca juga: Kanker Esofagus (Kerongkongan): Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Jenis radikal bebas

Melansir Mayo Clinic, radikal bebas yang terdapat di dalam tubuh manusia berasal dari 2 sumber, yakni endogen (dari dalam tubuh) dan eksogen (dari luar tubuh).

Berikut penjelasannya:

1. Radikal bebas endogen

Sepanjang hayat, di dalam tubuh manusia selalu berlangsung reaksi oksidasi.

Hampir semua reaksi kimiawi yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup (organisme aerob) berlangsung melalui serangkaian reaksi yang melibatkan oksigen atau reaksi oksidasi.

Semua organisme dapat hidup karena adanya reaksi oksidasi atau reaksi aerob ini.

Oksigen menjadi zat yang paling penting untuk kelangsungan hidup semua makhluk hidup.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X