Kompas.com - 25/07/2020, 13:34 WIB
Ilustrasi bingung soal pekerjaan Wavebreakmedia LtdIlustrasi bingung soal pekerjaan

KOMPAS.com - Pernahkan Anda melihat seseorang yang terlihat kebingungan hingga sulit berpikir, mengingat, fokus, atau tidur?

Jika Anda pernah melihatnya atau bahkan mengalaminya sendiri, bisa jadi itu adalah gejala delirium.

Melansir laman Healthline, delirium adalah perubahan mendadak pada otak yang menyebabkan kebingungan mental dan gangguan emosi.

Baca juga: 5 Tanda Kanker Ginjal yang Harus Diwaspadai

Kondisi ini bisa membuatnya sulit untuk berpikir, mengingat, tidur, fokus, dan sejenisnya.

Biasanya, hal ini terjadi saat seseorang mencoba berhenti mengonsumsi alkohol, setelah operasi, berada dalam tekanan emosional yang tinggi atau mengalami demensia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Delirium biasanya bersifat sementara dan dapat diobati secara efektif.

Penyebab

Delirium biasanya disebabkan oleh adanya peradangan dan infeksi yang mengganggu fungsi otak.

Selain itu, delirium juga bisa disebabkan karena konsumsi oat-obatan tertentu yang menganggu struktur kimia di otak.

Itu sebabnya, konsumsi alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan bisa menyebabkan delirium.

Delirium juga bisa disebabkan karena sesak nafas atau asma. Pasalnya, sesak nafas dan asma menyebabkan otak kekurangan oksigen sehingga tidak bisa befungsi optimal.

Orang yang berusia di atas 65 tahun berisiko besar mengalami delirium.

Selain itu, berikut kondisi yang membuat seseorang rentan mengalami delirium:

  • pasca operasi
  • mengalami gejala penarikan alkohol atau narkoba
  • memiliki penyakit yang merusak otak, seperti stroke dan demensia
  • berada di bawah tekanan emosional yang ekstrem
  • kurang tidur
  • dehidrasi
  • infeksi
  • nutrisi yang buruk.

Gejala

Delirium memengaruhi pikiran, emosi, kontrol otot, dan pola tidur. Kondisi ini juga bisa membuat kita mengalami hal berikut:

  • sulit berkonsentrasi atau merasa bingung dengan keberadaan diri bergerak lebih lambat atau lebih cepat dari biasanya
  • mengalami perubahan suasana hati
  • tidak bisa berpikir atau berbicara dengan jelas
  • kurang tidur dan merasa mengantuk
  • memori jangka pendek berkurang
  • kehilangan kontrol otot.

Baca juga: Batu Ginjal: Penyebab, Gejala, Pencegahan hingga Cara Mengatasinya

Cara mengatasi

Delirium bisa diatasi berdasarkan penyebabnya. Biasanya, metode yang digunakan untuk mengatasi delirum bisa berupa pemberian obat tetentu.

Jika delirium disebabkan seragan asma yang parah, hal ini biasanya diatasi dengan pemberian inhaler atau oksigen untuk megenbalikan pernapasan.

Dokter juga bisa memberika antiobiotik jika delirium disebabkan oleh infeksi bakteri.

Dalam beberapa kasus, dokter juga bisa menyarankan pasien berhenti mengonsumsi alkohol atau obat tertentu.

Delirium yang disebabkan karena tekanan emosional biasanya diatasi dengan pemberian antidepresan, obat penenang, atau tiamin.

Kondisi ini juga bisa diatasi dengan metode konseling untuk membuat pasien merasa nyaman dan aman untuk mendiskusikan pikiran dan perasaannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.