Sarapan Pisang di Pagi Hari, Bagaimana Baiknya?

Kompas.com - 27/07/2020, 07:31 WIB
Ilustrasi pisang moodboardIlustrasi pisang

KOMPAS.com - Saat terburu-buru beraktivitas di pagi hari, beberapa orang hanya sarapan pisang dan minum air putih.

Buah bertekstur lembut dan punya cita rasa manis ini memang cukup praktis untuk mengisi perut.

Selain itu, banyak orang mengandalkan buah ini sebagai menu sarapan simpel karena manfaat pisang bagi kesehatan cukup beragam.

Baca juga: 9 Manfaat Pisang bagi Kesehatan

Melansir Live Science, pisang mengandung vitamin C, B6, mineral magnesium, serta kalium atau potasium.

Selain itu, pisang juga kaya akan antikosidan, tembaga, mangan, dan zat gizi lainnya.

Dengan beragam nutrisinya, apakah cukup sarapan pisang saja di pagi hari?

Sarapan pisang di pagi hari

ilustrasi pisang ilustrasi pisang
Melansir MSN, ahli gizi sekaligus diet berbasis di AS, Dr. Daryl Gioffre mengatakan, pisang memang memiliki nutrisi yang baik bagi kesehatan.

Namun, kadar gula pisang, terutama yang buahnya sudah matang, cukup tinggi.

"Pisang bisa memberikan pasokan energi dengan cepat. Tapi efeknya hanya sementara. Setelah itu, tubuh masih lapar dan ingin mengemil," jelas dia.

Selain jadi rentan mengemil, sarapan asal-asalan tanpa gizi seimbang juga rentan membuat makan siang dan makan malam jadi berlebihan. 

Baca juga: 10 Manfaat Buah Pisang untuk Ibu Hamil

Bagaimana baiknya?

Ilustrasi pisang.pixabay.com/stevepb Ilustrasi pisang.
Kendati makan pisang saat perut kosong di pagi hari rentan bikin cepat lapar dan ingin mengemil, bukan berarti Anda tak boleh sarapan pisang.

Melansir Medical News Today, makan pisang bersama dengan sumber protein atau lemak sehat agar kebutuhan gizi seimbang tetap terpenuhi.

Anda bisa makan buah pisang bersama kacang-kacangan atau biji-bijian.

Salah satunya dengan kacang almond, sereal atau oatmeal agar awet kenyang lebih lama.

Baca juga: Kapan Waktu Sarapan yang Baik?

Sebagai tambahan protein, Anda bisa melengkapinya dengan yoghurt tawar karena pisang sudah mengandung gula alami.

Selain itu, pertimbangkan untuk memiliki jenis pisang yang belum terlalu matang.

Pisang yang belum terlalu matang memiliki kadar glikemik indeks yang lebih rendah ketimbang pisang matang.

Dengan begitu, Anda bisa sarapan pisang tanpa khawatir gula darah gampang naik turun dengan cepat dan tubuh jadi gampang lemas atau lapar. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X