Kompas.com - 06/08/2020, 10:43 WIB
Ilustrasi seorang ibu sedang menyusui bayinya. Summer PhotographerIlustrasi seorang ibu sedang menyusui bayinya.

Penelitian di Ethiopia juga menunjukkan hasil serupa.

Studi tahun 2016 itu menyebut uji chi-square menunjukkan bahwa pemberian kolostrum dikaitkan dengan tiga indikator anak yang kekurangan gizi (stunting, kurang berat badan dan kurus).

"Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kolostrum dikaitkan dengan rendahnya probabilitas kurang gizi di kalangan anak-anak prasekolah," tulis mereka dalamlaporan di European Journal of Clinical and Biomedical Sciences.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan pentingnya pemberian makan bayi dengan optimal untuk mencegah kurang gizi pada anak.

WHO mendefinisikan pemberian makan bayi yang optimal dimulai dari menyusui dalam waktu satu jam setelah kelahiran, menyusui secara eksklusif untuk enam bulan pertama, memulai makanan pendamping pada enam bulan setelah melahirkan, serta terus menyusui selama dua tahun.

WHO juga menyarankan agar ibu menyusui siang dan malam setidaknya 8 kali, pemberian kolostrum, tidak ada pemberian makanan pra-lakteal, tidak ada pemberian susu botol dan pemberian makanan padat, semi-padat yang responsif.

Baca juga: 12 Superfood yang Baik untuk Ibu Menyusui

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.