Kompas.com - 26/08/2020, 13:33 WIB
Gambar lengan orang yang menderita panu, infeksi jamur malassezia globosa, yang menyebabkan bercak perubahan warna kulit.
sruilkGambar lengan orang yang menderita panu, infeksi jamur malassezia globosa, yang menyebabkan bercak perubahan warna kulit.

KOMPAS.com - Panu atau tinea versicolor infeksi jamur yang umum pada kulit.

Jenis infeksi jamur ini mengganggu pigmentasi normal kulit karena menghasilkan bercak kecil yang menyebabka perubahan warna.

Meski tidak menyebabkan masalah serius pada kesehatan, panu bisa menyebabkan tekanan psikologis yang mempengaruhi rasa percaya diri penderitanya.

Baca juga: Infeksi Kulit: Gejala, Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Penyebab

Penyebab infeksi ini adalah jenis jamur malassezia yang tumbuh di permukaan kulit.

Pada dasarnya, jenis jamur ini hidup berdampingan dengan sel tubuh yang saling mendukung dan menguntungkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayangnya, jamur ini bisa tumbuh di luar kendali dan mempengaruhi warna alami atau pigmentasi kulit kita.

Jamur penyebab panu ini bsia tumbuh di luar kendali karena keringat berlebih, cuaca panas dan lembab, sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau perubahan hormonal.

Gejala

Selain munculnya bercak putih pada kulit, gejala yang ditimbulkan akibat panu antara lain kulit menjadi kering, gatal dan bersisik.

Pada orang yang berkulit gelap, munculnya panu bisa menyebabkan hipopigmentasi atau hilangnya warna kulit.

Panu juga bisa memicu hiperpigmentasi atau perubahan warna kulit menjadi semakin gelap.

Baca juga: Kenali Beragam Penyebab Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Cara mengatasi

Krim atau obat antijamur yang dijual bebas di toko biasanya bisa mengatasi panu.

Beberapa jenis obat lain yang biasa digunakan untuk mengatasi panu antara lain:

  • clotrimazole (Lotrimin AF, Mycelex)
  • mikonazol (Monistat, M-Zole)
  • selenium sulfida (sampo Selsun Blue)
  • terbinafine (Lamisil).

Krim topikal yang biasa digunaan untuk mengatasi panu bisa berupa ciclopirox dan ketokonazol.

Baca juga: Minum Madu untuk Penderita Diabetes, Bagaimana Baiknya?

Cara mencegah

Untuk mencegah terjadinya panu, kita bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • menghindari panas yang berlebihan
  • menghindari tanning atau paparan sinar matahari yang berlebihan
  • menghindari keringat berlebih.

Kita juga bisa menghindari panu dengan menjaga kebersihan kulit.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X