Kompas.com - 29/08/2020, 21:02 WIB
Ilustrasi pelumas shutterstockIlustrasi pelumas

KOMPAS.com - Sejumlah pasangan menggunakan pelumas saat berhubungan seks.

Pelumas seks biasanya digunakan pasangan yang vaginanya kering atau telah memasuki masa menopause.

Ada juga pasangan yang menggunakan pelumas seks untuk menambah kenyamanan dan sensasi saat bercinta.

Baca juga: Vagina Kering: Penyebab dan Cara Mengatasi

Melansir Healthline, di pasaran tersedia beberapa jenis pelumas seks, di antaranya berbahan dasar:

  • Air
  • Minyak
  • Silicone
  • Campuran
  • Alami

Dengan beragam jenis pelumas seks yang terdapat di pasaran, berikut panduan kapan perlu menggunakannya sampai tips memilih pelumas seks yang aman.

Baca juga: Kenapa Kencing setelah Berhubungan Seks itu Penting?

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Tips Memilih Pelumas Seks yang Aman
Memilih pelumas seks tak boleh asal-asalan. Beberapa bahan kimia dalam produk pelumas dapat menimbulkan bahaya bagi organ reproduksi. Berikut tipsnya.
Bagikan artikel ini melalui

Kapan perlu menggunakan pelumas seks?

Pelumas seks dapat menggantikan fungsi cairan pelumas alami dari vagina.

Dengan begitu, seks bisa tetap nyaman dan tidak terganggu dengan kondisi vagina kering.

Dilansir dari Medical News Today, pelumas seks biasanya digunakan beberapa orang dengan beberapa kondisi, yakni:

  • Orang yang menjalani pengobatan dan berdampak vagina kering
  • Wanita yang baru melahirkan
  • Wanita jelang atau setelah menopause
  • Wanita yang mengalami nyeri atau gatal di vagina

Di luar kondisi tersebut, pelumas seks sah-sah saja digunakan untuk menunjang aktivitas bercinta.

Baca juga: Kentut dari Vagina, Normal atau Tidak?

Tips memilih pelumas seks yang aman

Ilustrasi bercintashutterstock Ilustrasi bercinta
Penggunakan pelumas seks umumnya ditujukan untuk mengurangi nyeri saat bercinta.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Vaginismus
Vaginismus
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hipotermia

Hipotermia

Penyakit
Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

Health
Lidah Terasa Asam

Lidah Terasa Asam

Penyakit
Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.