Kompas.com - 09/09/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi paru-paru yodiyimIlustrasi paru-paru

KOMPAS.com - Emfisema adalah kondisi saat kantong udara di paru-paru (alveoli) mengalami kerusakan.

Melansir Mayo Clinic, penyakit emfisema dapat menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas.

Kebanyakan penderita penyakit emfisema juga mengidap penyakit bronkitis kronis.

Bronkitis kronis adalah peradangan di saluran yang membawa udara ke paru-paru. Penyakit ini menyebabkan penderita batuk terus-menerus.

Penyakit emfisema dan bronkitis kronis adalah kondisi yang bisa memicu penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Baca juga: Siapa yang Berisiko Besar Terkena Penyakit Kanker Paru-paru?

Mengapa seseorang bisa mengalami emfisema?

Dilansir dari WebMD, emfisema bisa terjadi saat lapisan kantong udara kecil di paru-paru rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seiring berjalannya waktu, kerusakan paru-paru penderitanya semakin parah.

Kondisi ini bisa merusak jaringan di antara kantong udara.

Akibatnya, kantong udara bisa terbentuk di paru-paru dan udara terjebak di kantong jaringan yang rusak.

Lambat laun paru-paru akan membengkak dan penderitanya susah bernapas.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X