Kompas.com - 09/09/2020, 20:15 WIB

KOMPAS.com - Influenza atau flu adalah penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Penyakit yang disebabkan virus ini dapat menular lewat cipratan cairan dari saluran pernapasan (droplet) saat penderita batuk, bersin, dan bicara.

Influenza umumnya menimbulkan gejala seperti demam tinggi, nyeri, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, atau pilek.

Baca juga: Bagaimana Infeksi Virus Corona Bisa Picu Stroke pada Kalangan Muda?

Namun, bagi pemilik daya tahan tubuh rentan, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi pneumonia, gagal ginjal, sampai kematian.

Sejumlah otoritas kesehatan menyerukan pentingnya pemberian vaksin influenza atau dikenal dengan vaksin flu di masa pandemi Covid-19.

Kendati tidak bisa mencegah Covid-19 , namun pemberian vaksin influenza bermanfaat melindungi diri dari penyakit yang menyerang saluran pernapasan tersebut.

Baca juga: Bagaimana Dampak Stres Pandemi Corona pada Kesehatan Mental dan Fisik?

Sedia payung sebelum hujan

Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SsPD, K-AI, FINASIM menyebut, pemberian vaksin influenza penting saat pandemi Covid-19.

"Sebaiknya tetap diberikan vaksin flu. Minimal terlindungi dari influenza, jadi tidak sampai memperberat kondisi pasien," jelas Iris, saat dihubungi Kompas.com (8/9/2020) malam.

Iris menyampaikan pemberian vaksin influenza merupakan perlindungan ekstra bagi kelompok rentan, terutama yang saat terserang Covid berisiko mengalami komplikasi kesehatan serius.

"Pemberian vaksin flu ini ibarat sedia payung sebelum hujan," jelas dia.

Menurut Iris, kelompok berisiko tinggi di antaranya anak balita di atas usia enam bulan, kalangan lansia, penderita penyakit kronis, dan pekerja medis, disarankan mendapatkan vaksinasi influenza.

Baca juga: Gejala Infeksi Virus Corona Bisa Berbeda, Tergantung Daya Tahan Tubuh

Lebih cepat lebih baik

Dokter Spesialis Paru dari Primaya Hospital Karawang, dr. Nurhayati, Sp.P juga menyampaikan, pemberian vaksin influenza merupakan langkah preventif di masa pademi Covid-19.

"Pemberian vaksin influenza di Indonesia untuk keadaan pasien yang rentan, sebenarnya lebih cepat divaksinasi lebih bagus," jelas dia.

Menurut Nurhayati, walaupun tidak bisa mencegah penyakit Covid-19, pemberian vaksin influenza diharapkan bisa mencegah komplikasi serius, terutama bagi penderita dengan komorbid (penyakit penyerta).

"Misalkan terjadi pneumonia, kondisi pasien tidak bertambah berat, atau komplikasinya tidak sampai fatal. Karena flu disebabkan virus, penyebarannya bisa cepat dan menimbulkan komplikasi serius," kata dia.

Nurhayati menyampaikan, pemberian vaksin flu atau vaksin influenza biasanya diberikan satu kali setahun.

"Vaksin ini bekerja dengan membentuk antibodi tubuh seseorang untuk melawan virus. Vaksin butuh waktu dua minggu untuk membentuk antibodi di dalam tubuh," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.