Mengapa Stres Bisa Sebabkan Berat Badan Turun?

Kompas.com - 10/09/2020, 15:06 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Turun berat badan memang menjadi impian banyak orang. Tapi, turun berat badan karena stres tentu tidak ada orang yang menginginkannya, bukan?

Stres kronis memang bisa memicu penurunan berat badan secara drastis. Bukan hanya sekdar menurunkan berat badan, kondisi ini terkadang disertai gejala lain seperti berikut:

  • sakit kepala
  • gangguan pencernaan
  • sakit dan nyeri
  • otot tegang
  • perubahan mood
  • kelelahan
  • sulit tidur
  • mudah lupa
  • peningkatan detak jantung
  • penurunan gairah seks.

Oleh karena itu, penurunan berat badan akibat stres harus kita waspadai.

Baca juga: Mengenal Happy Hipoxia Pada Pasien Covid-19 dan Cara Mencegahnya

Mengapa stres bisa menyebabkan berat badan turun?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, stres bisa berdampak besar pada tubuh. Saat stres, tubuh akan berada dalam mode "fight or flight".

Kondisi ini juga dikenal dengan respons stres akut, yang merupakan mekanisme fisiologis untuk memberi tahu tubuh bahwa ada ancaman yang harus dihadapi.

Akibatnya, tubuh akan melepas hormon adrenalin dan kortisol. Hormon adrenalin berfungsi mempersiapkan tubuh untuk aktivitas berat.

Namun, hormon ini juga dapat menekan nafsu makan. Sementara itu, kortisol bersungsi memberi sinyal pada tubuh agar menekan fungsi-fungsi yang tak penting selama menghadapi ancaman.

Hal ini akan berdampak pada bberapa sisten tubuh, termasuk sistem pencernaan yang mengakibatkan gangguan berikut:

  • sakit perut
  • maag
  • diare
  • sembelit.

Bahkan, stres kronis juga bisa memicu kondisi serius seperti sindrom iritasi usus besar. Hal inilah yang membuat kita kehilangan nafsu makan sehingga berat badan menurun.

Selain itu, efekini juga mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproses dan menyerap nutisi.

Pasalnya, stres juga bisa memengaruhi saraf vagus, yang memengaruhi cara tubuh Anda mencerna, menyerap, dan memetabolisme makanan.

Gangguan semacam ini juga bisa memicu peradangan dalam tubuh.

Stres juga bisa memicu gangguan tidur yang mempengaruhi metabolisme.

Baca juga: Jenis Olahraga Terbaik untuk Atasi Skoliosis

Penanganan

Penurunan berat badan akibat stres bisa memicu berbagai masalah kesehatan.

Itu sebabnya, kita harus berkonsultasi dengandokter jika stres telah membuat kita kehilangan berta badan lebih dari lima persen dari total berat bada semula.

Kita juga harus segera mendapatkan penanganan medis jika penurunan brat badan disertai dengan gejala berikut:

  • sakit kepala
  • nyeri di dada
  • gelisah terus-menerus.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X