4 Penyebab Ibu Mengalami ASI Berlebih

Kompas.com - 13/09/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi menyusui shutterstockIlustrasi menyusui

Hal tersebut direspons oleh tubuh dan otak sebagai peningkatan kebutuhan. Inilah yang kemudian menyebabkan produksi ASI terlalu banyak.

Selain itu, pelekatan yang tidak tepat sehingga pengosongan payudara kurang sempurna juga bisa menjadi penyebabnya.

Baca juga: Manfaat Menyusui bagi Kesehatan Ibu

Payudara yang tidak dikosongkan dengan sempurna membuat tubuh merespons dengan peningkatan jumlah ASI.

2. Kelebihan hormon prolaktin dalam darah

Hormon prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI. Ketika hormon ini berlebih dalam darah maka terjadi hiperprolaktinemia yang mengakibatkan hiperlaktasi.

3. Kecenderungan bawaan

ASI diproduksi dan disimpan dalam kelenjar alveoli sebelum melewati saluran payudara diteruskan ke puting susu hingga akhirnya sampai pada bayi.

Jumlah kelenjar alveoli setiap perempuan berbeda-beda. Pada perempuan dengan jumlah kelenjar yang cukup banyak bisa menyebabkan hiperlaktasi.

4. Konsumsi obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan hiperlaktasi. Ini karena obat-obatan tersebut memicu terjadinya perubahan kadar hormon yang kemudian menghasilkan jumlah susu berlebih.

Baca juga: 5 Manfaat Menyusui bagi Bayi

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X