Sinusitis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Kompas.com - 15/09/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi flu, sakit flu ShutterstockIlustrasi flu, sakit flu

Keduanya dapat dialami oleh siapa saja, anak-anak maupun dewasa.

Baca juga: Setelah Obat Sirup Dibuka, Masa Kedaluwarsanya Berubah Begini

Namun, sinusitis akan lebih mungkin menyerang jika Anda memiliki faktor risiko berikut:

  • Alergi pada hidung
  • Adanya pembengkakan di dalam hidung seperti flu biasa
  • Saluran yang tersumbat
  • Perbedaan struktural yang mempersempit saluran tersebut
  • Polip hidung
  • Kekurangan sistem kekebalan atau obat-obatan yang menekan sistem kekebalan

Bagi anak-anak, hal-hal yang dapat menyebabkan sinusitis antara lain:

  • Alergi
  • Penyakit dari anak-anak lain di tempat penitipan anak atau sekolah
  • Dot
  • Botol minum sambil berbaring telentang
  • Asap di lingkungan

Cara mengobati sinusitis

Penanganan sinusitis dapat dilakukan dengan meminta bantuan dokter dan juga secara mandiri di rumah dalam waktu bersamaan.

Penanganan mandiri di rumah dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat penahan rasa sakit, obat pilek, dan beristirahat.

Baca juga: 4 Gejala Tumor Otak pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Jika keluhan sinusitis terus berlanjut setelah tiga hari penanganan mandiri, sebaiknya segera temui dokter spesialis THT, atau dokter spesialis bedah.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga diperlukan beberapa pemeriksaan lanjutan untuk menegakkan diagnosis sinusitis.

Pemeriksaan lanjutan yang biasa dilakukan, yakni:

  • Pemeriksaan penunjang seperti nasoendoskopi (endoskopi hidung, rontgen sinus paranasal)
  • CT-scan sinus paranasal dengan atau tanpa kontras

Apabila Anda terdiagnosis mengalami sinusitis, dokter mungkin akan memberikan obat-obatan, seperti antibiotik, obat pilek, obat pengencer lendir, dan obat cuci hidung untuk mengurangi gejala.

Jika terapi pengobatan tidak menunjukkan hasil yang bermakna, dokter mungkin akan memperhitungkan untuk melakukan tindakan pembedahan.

Operasi sinus dapat dilakukan dengan cara functional endoscopic sinus surgery (FESS).

Baca juga: 6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

Penanganan sinusitis dentogen biasanya akan melibatkan dokter gigi karena posisi sinus yang dekat dengan gigi.

Gigi yang menjadi penyebab sinusitis harus dicabut, saluran antara gigi dan sinus ditutup, dan sinus harus dibersihkan melalui tindakan operatif.

 

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X