Rekomendasi Pola Makan Sehat untuk Cegah Inflamasi Berlebihan

Kompas.com - 15/09/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi makanan bergizi seimbang ShutterstockIlustrasi makanan bergizi seimbang

KOMPAS.com - Peradangan atau inflamasi merupakan cara alami tubuh untuk melindungi diri dari infeksi atau berbagai penyakit berbahaya.

Namun, terlalu banyak inflamasi bisa membuat kita mengalami berbagai penyakit seperti asma, alzheimer, kanker, diabates tipe 2, penyakit jantung, bronkitis, dan sejenisnya.

Tubuh seseorang bisa dikatakan mengalami banyak infalamsi jika tingkat protein C-reaktif dalam darah terlalu tinggi.

Mengonsumsi obat untuk mengurangi peradangan, seperti ibuprofen an aspirin, memang bisa menjadi langkah untuk megantisipasi inflamasi berlebihan.

Baca juga: 4 Tips Pola Makan Sehat untuk Penderita DIabetes

Sayangnya, cara ini juga rawan dengan efek samping yang membahayakan kesehatan.

Cara paling aman untuk mencegah peradangan berlebihan adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, salah satunya dengan menjaga pola makan.

Menjaga pola makan

Cara kita makan juga turut mempengaruhi peradangan pada tubuh. Menurut data School of Medicine and Public Heath Universitu of Wisconsin-Madison, sekitar 60 persen penyakit kronis bisa dicegah dengan diet sehat.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kita bisa menerapkan pola makan anti inflamasi.

Pola makan anti inflamasi berfokus pada konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti buah dan sayur.

Antioksidan merupakan molekul dalam makanan yang membantu menghilangkan radikal bebas atau produk sampingan dari beberapa proses tubuh, termasuk metabolisme.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X