Kompas.com - 22/09/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak orang yang menginginkan bentuk tubuh ideal melakukan diet. Bahkan, tak jarang mereka melakukan diet ekstrem yang menurunkan berat badan dengan cepat.

Namun, penurunan berat badan dengan cepat ini bukan tanpa "bayaran". Sering kali penurunan berat badan disertai dengan kerontokan rambut.

Kadang kala rambut yang rontok terlihat banyak sehingga banyak orang takut akan menjadi botak.

Baca juga: 8 Penyebab Rambut Rontok

Melansir dari Women's Health, kerontokan rambut akibat penurunan berat badan adalah hal yang normal.

Semakin banyak berat badan yang berkurang maka semakin besar kemungkinan Anda mengalami rambut rontok.

Akar permasalahan dari kasus rambut rontok ini adalah nutrisi. Selama diet, Anda mungkin mengalami penurunan asupan gizi pada tubuh.

Dikutip dari Business-standard, Kekurangan protein, zat besi, dan suplemen makanan lain inilah yang menyebabkan rambut rontok.

Saat kekurangan satu jenis asupan gizi, tubuh akan mengambilnya dari sistem yang dianggap tidak mempengaruhi kelangsungan hidup seperti rambut.

Dilansir dari Verywell Fit, zat besi yang rendah bisa menjadi penyebab rambut rontok.

Jika Anda seorang vegetarian, jika Anda mengalami menstruasi yang lebih berat dari biasanya atau jika Anda memiliki riwayat anemia, Anda mungkin mengalami kerontokan rambut karena kekurangan zat besi.

Salain itu, menurut beberapa ahli, asupan protein yang rendah juga dapat menyebabkan rambut rontok.

Diet yang sangat rendah kalori, secara umum, tidak memberikan nutrisi yang cukup untuk memungkinkan tubuh, termasuk folikel rambut, berfungsi normal.

Tak hanya dari asupan nutrisi yang berkurang, rambut rontok saat Anda melakukan diet mungkin juga terpengaruh oleh stres yang dirasakan.

Baca juga: Dapatkah Ketombe Menyebabkan Rambut Rontok?

Penurunan berat badan sering kali menegangkan dan melelahkan hingga membuat stres.

Pakar kesehatan Harvard menjelaskan bahwa tidak jarang mengalami rambut rontok saat Anda juga mengalami stres atau kecemasan yang tidak biasa.

Penurunan berat badan yang tidak disengaja juga dapat terjadi selama masa stres fisik atau mental.

Inilah yang kemudian membuat rambut lebih mudah rontok selama penurunan berat badan.

Kabar baiknya, hal ini biasanya hanya berlangsung sementara. Saat Anda tidak lagi berada dalam program diet, biasanya kerontokan rambut yang terjadi juga berkurang.

Cara mencegah kerontokan rambut saat diet

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir rambut rontok selama diet.

  1. Pastikan asupan protein Anda cukup dengan konsumsi daging merah, ikan, dan kacang-kacangan.
  2. Asupan makanan sehat juga diperlukan seperti telur, bayam, jeruk, wortel, alpukat, dan biji-bijian.
  3. Tetap konsumsi kalori.
  4. Konsumsi suplemen makanan yang mendukung pertumbuhan rambut seperti vitamin C, vitamin A, vitamin E, zat besi, dan seng.

Baca juga: 12 Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X