Kompas.com - 03/10/2020, 21:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak cara untuk mencegah kehamilan atau kerap dikenal sebagai metode kontrasepsi. Salah satu yang bisa dilakukan secara alami adalah senggama terputus.

Senggama terputus sendiri merupakan metode kontrasepsi tertua di dunia yang juga dikenal dengan istilah ejakulasi di luar vagina.

Namun, efektifkan metode kontrasepsi ini?

Baca juga: Apakah Wanita Bisa Hamil walaupun Sperma Dikeluarkan di Luar Vagina?

Meski ejakulasi terjadi di luar vagina, ketika terjadi hubungan seksual tanpa menggunakan kondom atau penghalang lainnya, cairan dari penis bisa saja masuk ke vagina tanpa disadari.

Banyak orang menyebut cairan ini dengan istilah "precum".

Melansir dari Verywell Family, precum atau juga dikenal denga pra-ejakulasi adalah cairan keputihan yang keluar dari ujung penis selama gairah seksual tetapi sebelum ejakulasi penuh.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Bisakah Hamil Akibat Cairan Pra-Ejakulasi?
Cairan pra-ejakulasi atau precum sering tidak dianggap dapat menyebabkan kehamilan. Benarkah demikian?
Bagikan artikel ini melalui

Cairan mirip air mani ini biasanya berfungsi untuk pelumasan.

Meski berfungsi sebagai pelumas, cairan ini terkadang juga membawa sperma.

Ini menyebabkan kadang kala meski telah melakukan senggama terputus, ada kemungkinan terjadinya kehamilan.

Dikutip dari Medical News Today, sebuah studi tentang kandungan sperma dalam cairan pra-ejakulasi menemukan bahwa sejumlah pria memiliki sperma motil (dapat berenang bebas) dalam sampel yang diteliti.

Hasil studi itu menemukan 11 dari 27 sperma dalam cairan precum.

Baca juga: Amankah Berhubungan Seks saat Hamil?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Payudara Mengerut Seperti Kulit Jeruk

Payudara Mengerut Seperti Kulit Jeruk

Penyakit
4 Penyebab Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang Perlu Diwaspadai

Health
Panas Dingin

Panas Dingin

Penyakit
Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Health
Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.