Kompas.com - 06/10/2020, 15:05 WIB

1. Sampel cairan

Di mana dokter akan menguji cairan yang mungkin bocor dari telinga Anda untuk mencari infeksi.

Seperti diketahui, infeksi mungkin saja menyebabkan gendang telinga pecah.

2. Ostoskopi

Dalam pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan perangkat khusus dengan cahaya (otoskop) untuk melihat ke dalam liang telinga Anda.

Baca juga: 18 Makanan yang Mengandung Vitamin E Tinggi

3. Tes audiologi

Dalam tes ini, dokter akan menguji jangkauan pendengaran dan kapasitas gendang telinga Anda.

4. Timpanometri

Tes timpanometri dilakukan dokter dengan menggunakan alat khusus timpanomer.

Alat ini dimasukkan ke telinga Anda untuk menguji respons gendang telinga terhadap perubahan tekanan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.