Kompas.com - 12/10/2020, 18:02 WIB

Jika asupan vitamin D dari makan dirasa kurang, Anda bisa mengambil suplemen atas persetujuan dokter.

2. Gunakan suplemen dengan hati-hati

Hanya ada beberapa kasus di mana suplemen mungkin sesuai untuk meningkatkan tinggi badan pada anak-anak dan memerangi penyusutan pada orang dewasa yang lebih tua.

Misalnya, jika anak memiliki kondisi yang memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia (HGH), dokter mungkin merekomendasikan suplemen yang mengandung HGH sintetis.

Sedngkan, orang dewasa mungkin ingin mengonsumsi suplemen vitamin D atau kalsium untuk mengurangi risiko osteoporosis.

3. Dapatkan waktu tidur yang cukup

Terkadang kurang tidur tidak akan memengaruhi tinggi badan dalam jangka panjang.

Tetapi jika selama masa remaja, anak-anak secara teratur mencatatkan waktu kurang tidur dari jumlah yang disarankan, itu dapat menyebabkan komplikasi.

Ini karena tubuh dapat melepaskan hormon pertumbuhan HGH saat tidur.

Baca juga: Ini Durasi Tidur Ideal Berdasarkan Usia

Produksi hormon ini dan lainnya mungkin turun jika anak tidak cukup tidur.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.