Kompas.com - 14/10/2020, 07:01 WIB
Anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Surakarta (FAS) mengikuti aksi memungut puntung rokok yang diadakan Yayasan Kepedulian untuk Anak Surakarta (Kakak) di tempat umum yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah pada Maret 2019. Kegiatan ini diadakan untuk semakin menyadarkan anak akan bahaya rokok. Kompas.comAnak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Surakarta (FAS) mengikuti aksi memungut puntung rokok yang diadakan Yayasan Kepedulian untuk Anak Surakarta (Kakak) di tempat umum yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah pada Maret 2019. Kegiatan ini diadakan untuk semakin menyadarkan anak akan bahaya rokok.

"Rp100.000 per bungkus itu harga tinggi yang saya yakin akan membuat banyak orang berpikir lagi untuk membelinya, sehingga diharapkan bisa pula menekan angka perokok anak," pendapat dia

Dia mengusulkan kenaikan harga rokok segitu juga atas hasil konsultasi dengan para perokok anak yang menganggap harga rokok Rp100.000 per bungkus sudah termasuk cukup mahal dan sulit dibeli.

Namun, Shoim menuturkan, anak-anak ini memang tidak bisa menjamin akan atau dapat berhenti merokok setelah harga rokok dinaikkan secara signifikan tersebut.

Pasalnya, mereka langsung berpikir masih mungkin bisa membeli rokok secara ketengan.

"Nah, konsultasi menunjukkan bahwa selama ini anak-anak terbiasa merokok karena bisa membeli rokok eceran per batang," tutur dia.

Oleh karena itu, Yayasan Kakak mendorong pemerintah dapat juga segera merevisi Peraturan Pemerintah No. 109 tahun 2012 untuk melarang penjualan rokok per batang guna semakin menutup akses anak dari rokok.

Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Solo, dr. Yusup Subagyo Sutanto, Sp.P(K), juga resah dengan hasil temuan kenaikan prevalensi perokok anak di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, dia menegaskan, bahaya rokok bagi kesehatan anak itu nyata.

Anak-anak yang merokok maupun jadi perokok pasif cenderung lebih mudah terkena penyakit pernafasan, seperti asma, bronkitis, hingga pneumonia ketimbang anak yang tidak merokok atau terpapar asap rokok.

Ketika asap rokok dihisap lalu masuk ke saluran pernapasan, di situlah racun diserap.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.