Kompas.com - 17/10/2020, 10:31 WIB
Ilustrasi mual Ilustrasi mual

Tes ini mungkin disarankan jika Anda telah mengembangkan tanda atau gejala penyakit hati, atau mungkin dianjurkan sebagai bagian dari pemeriksaan darah rutin.

Baca juga: 9 Cara Mencegah Kanker Serviks Saran Dokter Obgyn

Enzim hati yang meningkat adalah tanda peradangan hati.

Penyakit perlemakan hati adalah salah satu penyebab potensial peradangan hati, tetapi ini bukan satu-satunya.

Jika Anda dites positif untuk peningkatan enzim hati, dokter kemungkinan akan menganjurkan tes tambahan untuk mengidentifikasi penyebab peradangan.

  • Tes pencitraan medis

Dokter mungkin menggunakan satu atau lebih dari tes pencitraan medis berikut untuk memeriksa kelebihan lemak atau masalah lain dengan hati Anda:

  1. Pemeriksaan USG
  2. CT scan
  3. Pemindaian MRI

Dokter mungkin juga memesan tes yang dikenal sebagai elastografi transien yang dikendalikan getaran (VCTE, FibroScan).

Tes ini menggunakan gelombang suara frekuensi rendah untuk mengukur kekakuan hati. Ini dapat membantu memeriksa jaringan parut.

Baca juga: Dokter Sebut Ubah Warna Kulit Jadi Putih Bisa Picu Kanker Kulit

  • Biopsi hati

Biopsi hati dianggap sebagai cara terbaik untuk menentukan tingkat keparahan penyakit hati.

Selama biopsi hati, dokter akan memasukkan jarum ke dalam hati Anda dan mengangkat sepotong jaringan untuk diperiksa.

Mereka akan memberi Anda anestesi lokal untuk mengurangi rasa sakit.

Tes ini dapat membantu menentukan apakah Anda menderita penyakit perlemakan hati atau tidak, serta jaringan parut pada hati.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.