Kompas.com - 18/10/2020, 09:09 WIB

Sebagai penyintas kanker hati, Dahlan mengaku sempat melewati fase galau, menyangkal, sampai akhirnya bisa menerima, dan mampu berpikir strategis untuk mencari cara terbaik mengatasi penyakitnya.

Ia pun berpesan agar para penderita kanker hati terus bersemangat untuk berjuang mendapatkan kesembuhan.

"Sedih saja tidak menyelesaikan persoalan. Kanker hati bisa ditangani. Semakin dini ditemukan, semakin cepat pengobatan, harapan sembuh juga besar," kata Dahlan.

Baca juga: 10 Cara Mencegah Penyakit Kanker

Pentingnya deteksi dini

Menanggapi kisah Dahlan Iskan melawan kanker hati, ahli gastroenterologi-hepatologi, Dr. dr. Irsan Hasan, SpPD-KGEH, FINASIM menyampaikan, semakin dini kanker hati terdeksi, penyakit juga semakin cepat tertangani.

Menurut dia, banyak di antara penderita kanker hati yang datang berobat dalam kondisi terlambat, dengan kata lain stadium penyakit sudah masuk tahap menengah atau akhir.

"Muntah darah itu termasuk terlambat," kata dia.

Lebih lanjut Irsan menerangkan, sejumlah kasus kanker hati terlambat diketahui lantaran organ liver tidak memiliki saraf.

Sehingga, saat awal muncul gangguan, liver tidak langsung mengeluarkan alarm atau sinyal berupa gejala penyakit yang khas.

Baca juga: Mengenali Berbagai Jenis Stadium Kanker

Mengingat gejala kanker hati jamak dirasakan penderita saat penyakit sudah berkembang, setiap orang, terutama yang berisiko wajib lebih waspada.

"Setiap orang harusnya dicek, ada hepatitis atau tidak. Kalau enggak ada, divaksinasi. Kalau ada hepatitis, kita pantau kankernya secara berkala," jelas Dokter Irsan.

Selain penderita hepatitis, orang dengan fatty liver atau perlemakan hati yang jamak diidap penderita obesitas dan diabetes juga berisiko mengalami kanker hati.

"Fatty liver juga bisa (berkembang) menjadi kanker hati, bahkan tanpa sirosis sama sekali," kata dia.

Untuk mencegah penyakit kanker hati, Dokter Irsan menyarankan agar setiap orang melakukan pemeriksaan USG secara berkala, pemeriksaan darah rutin, menjaga berat badan agar tetap ideal, mengatur pola makan seimbang, dan rutin berolahraga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.