Kompas.com - 01/11/2020, 13:33 WIB
Ilustrasi nasi putih. Dok. TribunnewsIlustrasi nasi putih.

Maka dari itu, penderita diare harus memperbanyak minum air.

Mengganti cairan tubuh yang hilang paling baik dengan air putih minimal 8 gelas per hari.

Tapi jika bosan, penderita diare bisa menyelingi minum air putih dengan mengonsumsi sumber cairan lain, seperti oralit, minuman isotonik, air kelapa, termasuk makan kuah sup ayam.

 

Perlu dipahami, minum minuman yang sangat panas atau sangat dingin dapat merangsang pergerakan usus.

Jadi, pertahankan minuman bersuhu ruangan sampai gejala diare membaik.

Konsumsi kopi dan teh juga harus dihindari karena dapat merangsang kontraksi usus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Penyebab Diare pada Anak dan Cara Mengatasinya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X