Kompas.com - 07/11/2020, 18:04 WIB

Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan trombosit.

3. Bakteri dalam darah

Infeksi bakteri parah yang melibatkan darah (bakteremia) dapat menghancurkan trombosit.

4. Purpura trombositopenik trombotik

Kondisi ini bisa terjadi ketika gumpalan darah kecil tiba-tiba terbentuk di seluruh tubuh, sehingga memerlukan trombosit dalam jumlah besar.

5.Sindrom uremik hemolitik

Gangguan langka ini menyebabkan penurunan tajam trombosit, kerusakan sel darah merah, dan mengganggu fungsi ginjal.

6. Efek obat

Obat-obatan tertentu dapat mengurangi jumlah trombosit dalam darah.

Selain itu, jenis obat tertentu juga dapat mengacaukan sistem kekebalan dan menyebabkan hancurnya trombosit.

Baca juga: Memahami Proses Penyembuhan Stroke yang Memerlukan Proses Panjang

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.