Kompas.com - 11/11/2020, 12:06 WIB
Ilustrasi hidung menjadi lokasi yang tepat sebagai jalur masuknya virus. ShutterstockIlustrasi hidung menjadi lokasi yang tepat sebagai jalur masuknya virus.

KOMPAS.com – Mengalami hidung tersumbat bisa jadi sangat menyebalkan.

Pasalnya, selain dapat menyebabkan kesulitan bernapas, hidung mampet terkadang juga bisa sampai menimbulkan sakit kepala yang mengganggu.

Banyak orang mengira bahwa hidung tersumbat hanya disebabkan oleh penggumpalan lendir di saluran hidung.

Padahal sebenarnya, ada hal lain yang bisa menyebabkan hidung mampet.

Baca juga: 16 Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus

Penyebab hidung tersumbat

Melansir Mayo Clinic, hidung tersumbat pada dasarnya bisa disebabkan oleh apa pun yang mengiritasi atau meradangkan jaringan hidung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Infeksi, seperti pilek, flu, atau sinusitis, dan alergi sering menjadi penyebab hidung tersumbat dan pilek.

Terkadang hidung mampet dan meler bisa disebabkan juga oleh bahan iritan, seperti asap rokok dan asam knalpot mobil.

Kondisi ini disebut rinitis non alergi atau rinitis vasomotor.

Sementera itu, lebih jarang terjadi, hidung tersumbat bisa disebabkan oleh adanya tumor.

Berikut ini adalah beragam penyebab potensial hidung tersumbat untuk diketahui:

  1. Sinusitis akut (infeksi hidung dan sinus)
  2. Efek samping konsumsi alkohol
  3. Alergi
  4. Sinusitis kronis
  5. Sindrom Churg-Strauss, yaitu gangguan autoimun yang menyebabkan peradangan pembuluh darah, sehingga bisa membatasi aliran darah ke organ vital dan jaringan, kadang-kadang bahkan dapat merusak secara permanen
  6. Flu biasa
  7. Semprotan hidung dekongestan terlalu sering digunakan
  8. Septum (dinding pembatas hidung) menyimpang
  9. Udara kering
  10. Adenoid (sekelompok jaringan yang terletak di mulut bagian atas dan di belakang hidung) membesar
  11. Makanan, terutama masakan pedas
  12. Benda asing di hidung
  13. Granulomatosis dengan polyangiitis (granulomatosis Wegener), yakni penyakit langka ketika pembuluh darah menjadi meradang dan terkumpul di area tertentu
  14. Perubahan hormonal
  15. Influenza (flu)
  16. Efek samping obat-obatan, seperti yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, disfungsi ereksi, depresi, kejang, dan kondisi lainnya
  17. Polip hidung
  18. Rinitis non alergi (hidung tersumbat atau bersin yang tidak berhubungan dengan alergi)
  19. Asma akibat kerja
  20. Kehamilan
  21. Virus respiratory syncytial (RSV) yang dapat menyebabkan infeksi paru-paru dan saluran pernapasan
  22. Sleep apnea
  23. Stres
  24. Gangguan tiroid
  25. Asap tembakau

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

Kapan harus ke dokter saat alami hidung tersumbat?

Untuk orang dewasa dengan hidung tersumbat, dapatkan bantuan medis jika:

  • Gejala berlangsung lebih dari 10 hari
  • Mmengalami demam tinggi
  • Kotoran hidung berwarna kuning atau hijau dan juga mengalami nyeri sinus atau demam karena ini mungkin tanda infeksi bakteri
  • Memiliki darah dalam cairan hidung atau cairan bening yang terus-menerus setelah cedera kepala

Sementara untuk anak-anak dengan hidung tersumbat, dapatkan bantuan medis jika:

  • Anak berusia kurang dari 2 bulan dan mengalami demam
  • Hidung meler atau hidung tersumbat pada bayi menyebabkan kesulitan menyusui atau membuat sulit bernapas

Cara mengatasi hidung tersumbat

Melansir Medical News Today, cara terbaik untuk mengatasi hidung tersumbat sangat bergantung pada penyebabnya.

Beberapa opsi termasuk:

  • Antibiotik oral atau topikal, jika penyebabnya adalah infeksi bakteri
  • Semprotan hidung kortikosteroid
  • Obat pengencer lendir
  • Imunoterapi
  • Operasi korektif

Sementara itu, untuk mengatasi hidung tersumbat di rumah atau sebelum berhasil menemui dokter, seseorang dapat mencoba langkah-langkah sederhana ini:

  • Tetap terhidrasi
  • Mandi air hangat
  • Menghirup uap dari semangkuk air panas, dengan handuk menutupi kepala untuk Memerangkap uap
  • Mengangkat kepala saat tidur
  • Mengambil obat bebas yang mengandung antihistamin atau dekongestan
  • Mencoba membilas hidung
  • Minum obat bebas pereda nyeri, jika ada tekanan sinus atau nyeri
  • Menerapkan kompres dingin ke area wajah yang menyakitkan
  • Mengonsumsi probiotik profilaksis atau mengonsumsi makanan kaya probiotik, seperti yogurt atau kimchi
  • Mengonsumsi suplemen yang meningkatkan kekebalan, seperti seng sulfat, echinacea, vitamin C, atau ekstrak geranium

Penting untuk dicatat, bahwa para ahli telah memperingatkan agar tidak menggunakan semprotan hidung dan dekongestan secara berlebihan, karena hal itu malah dapat menyebabkan hidung tersumbat.

Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Probiotik untuk Sehatkan Pencernaan


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X