4 Penyebab Gastroenteritis yang Perlu Diwaspadai

Kompas.com - 15/11/2020, 14:05 WIB
Ilustrasi norovirus menyebabkan sakit pada saluran pencernaan, ditandai dengan diare, mual, muntah dan sakit pada perut. SHUTTERSTOCKIlustrasi norovirus menyebabkan sakit pada saluran pencernaan, ditandai dengan diare, mual, muntah dan sakit pada perut.

Jahe dapat membantu melawan infeksi dan meredakan sakit perut atau perut.

Cuka apel dan kemangi juga dapat menenangkan perut serta memperkuat perut dari infeksi di masa mendatang.

Sementara itu, hindari mengonsumsi produk olahan susu, buah-buahan, atau makanan berserat tinggi agar diare tidak bertambah parah.

Obat bebas yang menetralkan asam lambung bisa digunakan untuk membantu melawan infeksi ini.

Konsumsi obat-obatan yang mengatasi gejala seperti diare, mual, dan sakit perut juga dapat membantu meringankan tekanan dan nyeri akibat infeksi.

Namun, untuk konsumsi obat-obatan, akan lebih aman jika Anda berkonsultasi dulu dengan dokter.

Anda juga disarankan untuk menghubungi dokter jika jika gejala gastroenteritis tidak kunjung membaik setelah dilakukan penanganan mandiri.

Jika Anda sudah dewasa, hubungi dokter jika:

  • Anda tidak dapat menahan cairan selama 24 jam
  • Anda sudah muntah selama lebih dari dua hari
  • Anda muntah darah
  • Anda mengalami dehidrasi
  • Anda melihat darah dalam gerakan usus
  • Anda mengalami demam di atas 40 derajat Celsius

Sementara, untuk bayi dan anak-anak, temui dokter segera jika mereka:

  • Demam 38,9 derajat Celsius atau lebih tinggi
  • Tampak lesu atau sangat mudah tersinggung
  • Sangat tidak nyaman atau sakit
  • Mengalami diare berdarah
  • Kelihatannya dehidrasi, perhatikan tanda-tanda dehidrasi pada bayi dan anak-anak yang sakit dengan membandingkan seberapa banyak mereka minum dan buang air kecil dengan seberapa banyak yang normal bagi mereka

Jika Anda memiliki bayi, ingatlah bahwa meludah bisa menjadi kejadian sehari-hari bagi bayi Anda, tetapi tidak demikian dengan muntah.

Bayi bisa muntah karena berbagai alasan, banyak di antaranya mungkin memerlukan perhatian medis.

Hubungi dokter segera jika bayi Anda:

  • Muntah yang berlangsung lebih dari beberapa jam
  • Popok kering dalam enam jam (tidak buang air kecil)
  • Mengalami tinja berdarah atau diare parah
  • Ubun-ubun lunak atau cekung 
  • Memiliki mulut kering atau menangis tanpa air mata
  • Sangat mengantuk, mengantuk, atau tidak responsif

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X