Kompas.com - 19/11/2020, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Meningitis terjadi karena infeksi yang menyebabkan peradangan pada selaput pelindung otak.

Tergantung penyebab infeksinya, meningitis bisa sembuh tanpa pengobatan atau justru menjadi penyakit berbahaya yang mengancan nyawa.

Baca juga: Waspadai, 8 Gejala Tumor Otak yang Jarang Disadari

Ada tiga patogen yang bisa memicu meningitis, yakni bakteri, virus dan jamur. Berikut perbedaanya:

1. Bakteri

Bakteri yang masuk ke aliran darah bisa menginfeksi meninges atau selaput pelindung otak.

Selain itu, bakteri juga bisa menginfeksi meninges melalui infeksi sinus atau telinga.

Meningitis karena bakteri harus segera mendapatkan perawatan yang cepat.

Gejala pembekuan darah di otak tak hanya sakit kepala. Penderita juga bisa merasakan gangguan penglihatan sampai koordinasi tubuh.

Biasanya, kondisi ini diatasi dengan penggunaan antibiotik yang tepat untuk menghindari komplikasi.

Jenis bakteri yang bisa memicu meningitis antara lain:

  • Selain memicu pneumonia, bakteri Streptococcus pneumonia juga menjadi penyebab umum pneumonia
  • Neisseria meningitis dan Staphylococcus aureus juga bisa memicu meningitis
  • Sebelum ditemukan vaksin Hib, bakteri Haemophilus influenzae tipe b (Hib) juga pernah menjadi penyebab umum meningitis.
  • Bakteri Listeria dan Meningococcus juga menjadi penyebab meningitis yang bersifat menular.

Baca juga: Apakah Mungkin Menderita Pneumonia Tanpa Demam?

2. Virus

Sebagian besar virus penyebab meningitis ada dalam keluarga enterovirus.

Virus seperti HIV, herpes simplex, dan virus West Nile dapat menyebabkan meningitis juga bisa memicu meningitis. Namun, hal itu jarang terjadi.

Meningitis karena virus biasanya ringan dan bisa sembuh tanpa pengobatan.

Akan tetapi, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, berusia lanjut, atau bayi yang baru lahir, biasanya memerlukan perawatan khusus saat mengalami meningitis akibat virus.

Baca juga: Merokok Juga Punya Pengaruh Negatif Pada Otak

3. Jamur

Meningitis karena infeksi jamur kerap terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Itu sebabnya, penderita HIV atau kanker berisiko tinggi mengalami meningitis jamur.

Jamur yang kerap menjadi penyebab meningitis adalah Cryptococcus dan Histoplasma.

Meningitis jamur biasanya diobati dengan obat antijamur. Obat-obatan ini disuntikkan ke pembuluh darah.

Baca juga: Jenis Perawatan dan Pengobatan Tumor Otak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.