Kompas.com - 30/11/2020, 15:01 WIB

KOMPAS.com - Sariawan adalah salah satu gangguan kesehatan yang kerap dialami si keci.

Sariawan pada anak kerap muncul di bagian dalam pipi, bagian dalam bibir, dekat gusi, atau di lidah.

Saat terkena penyakit ini, setiap anak bisa merasakan gejala sariawan yang berbeda-beda.

Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Sariawan Lebih Cepat

Melansir KidsHealth, sariawan pada anak kerap ditandai dengan gejala:

  • Luka kecil berwarna putih atau kekuningan, dengan bagian tepi luka berwarna merah
  • Nafsu makan berkurang
  • Susah bicara karena nyeri
  • Terkadang beberapa penderita mengalami demam

Kebanyakan sariawan pada anak bisa sembuh dalam waktu seminggu atau 14 hari. Namun, nyerinya bisa sangat sakit sekitar tiga atau empat hari.

Sebelum membahas cara mengatasi sariawan pada anak, kenali lebih dulu beberapa penyebab sariawan pada anak

Baca juga: Kenapa Seseorang Bisa Sariawan?

Penyebab sariawan pada anak

Para ahli hingga kini belum mengetahui penyebab pasti sariawan pada anak. Namun, ada beberapa faktor yang menyebabkan si kecil terkena sariawan.

Melansir laman resmi Cedars-Sinai, beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko anak terkena sariawan antara lain:

  • Daya tahan tubuh melemah
  • Alergi makanan seperti susu, coklat, keju, kacang-kacangan, atau buah tertentu
  • Stres
  • Infeksi virus atau bakteri
  • Cedera karena bagian dalam mulut tidak sengaja tergigit atau menggosok gigi terlalu kencang
  • Efek samping obat tertetu
  • Iritasi dari penggunaan behel
  • Kekurangan asupan yang mengandung asam folat, vitamin B12, dan zat besi

Selain faktor risiko di atas, sariawan juga kerap dialami anak dengan penyakit celiac, radang usus, atau infeksi HIV.

Baca juga: Penyebab dan Cara Menyembuhkan Sariawan di Lidah

Cara mengatasi sariawan pada anak

Cara mengobati sariawan pada anak sangat tergantung gejala, usia, dan tingkat keparahan penyakit.

Sebagian besar sariawan pada anak bisa sembuh dengan sendirinya dalam hitungan hari atau minggu.

Namun, ada beberapa cara mengatasi sariawan pada anak untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang bisa dijajal. Antara lain:

  1. Usahakan anak diberi lebih banyak minum
  2. Jika nyeri tak tertahankan dan muncul demam, minta obat pereda nyeri kepada dokter anak
  3. Tetap jaga kebersihan mulut anak dengan menyikat gigi pakai sikat berbulu lembut
  4. Apabila anak sudah bisa berkumur, berikan obat kumur yang aman untuk anak
  5. Untuk sementara, jangan berikan makanan pedas, asin, atau terlalu asam pada anak karena rentan mengiritasi

Baca juga: 4 Jenis Obat untuk Sariawan

Apabila sariawan tak kunjung sembuh setelah beberapa minggu atau luka kerap kambuh, segera bawa anak ke dokter.

Dokter umumnya akan meresepkan obat sariawan berupa obat oles, obat kumur, atau obat yang diminum.

Untuk mengobati sariawan dengan obat sariawan oles atau salep, pastikan Anda menggunakannya dengan tepat.

Keringkan terlebih dahulu luka dengan tisu atau lap bersih. Lalu, gunakan kapas untuk mengoleskan sedikit obat sariawan.

Pastikan anak tidak makan atau minum selang 30 menit setelah diberi obat untuk memastikan obatnya tidak hilang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.