Kompas.com - 12/12/2020, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Pernahkah Anda merasakan kantuk berat dan tak tertahankan saat menjelang sore hari?

Tentunya, rasa kantuk tersebut akan menganggu aktivitas dan pekerjaan kita, bukan?

Kita cenderung tak produktif dan pikiran terfokus pada tempat tidur saja.

Kantuk tak tertahakan menjelang sore biasanya terjadi karena tingkat energi yang turun.

Baca juga: Gejala Hipoglikemia, Gula Darah Rendah

Menurut pakar pengobatan dari Cleveland Clinic, Roxane N. Sukol, hal itu bisa terjadi karena beberapa hal berikut:

1. Perubahan hormon

Kadar hormon kortisol cenderung naik dan turun setiap harinya. Biasanya, hormon kortisoll cenderung turun padapukul 14.00 hingga 16.00.

Kondisi ini bisamenyebabkan penurunan energi dan peningkatan hormon melatonin, yang memicu rasa kantuk.

Jika memungkinkan, luangkan waktu lima hingga 10 menit saja utuk tidur siang.

2. Kurang tidur di malam hari

Kurang tidur di malam hari bisa menyebabkan penurunan energi di siag hari.

Tentunya, hal ini bisa membuat hari-hari kita diselimuti rasa kantuk. Untuk mengatasinya, cobalah mengonsumsi teh, kopi, atau cokelat hitam tanpa pemanis.

3. Menu makan siang yang keliru

Mengonsumsi karbohidrat dan gula berlebihan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.

Akibatnya, produksi insulin ke aliran darah meningkat dan memicu penurunan kadar gula darah secara drastis/

Gula darah yang turun drastis bisa menyebabkan rasa lelah dan lapar. Sebaiknya,konsumsi makanan utuhsebagai menu makan siang dan batasi asupan gula.

Makanan kaya protein dan lemak sehat juga baik untuk sarapan dan makan siang. Jenis makanan tersebut tidak akan memicu lonjakan gula darah.

4. Stres kronis

Saat stres, tubuh akan meningkatkan produksi kortisol. Hal ini membuat Anda merasa terkuras energinya dan rentan jatuh sakit.

Jadi, luangkan waktu relaksasi untukmengurangi stres. Relaksasi bisa dilakukan dengan meditasi, yoga, latihan pernapasan, atau melakukan aktivitas yang berkaitan dengan hobi.

Baca juga: Mengapa Banyak Orang Mengantuk Usai Makan?

5. Kurang olahraga

Olahraga dapat meningkatkan serotonin, hormon yang memicu rasa nyaman. Olahraga juga membantu menstabilkan gula darah.

Tak perlu olahraga terllau berat, sekedar jalan kaki saja membantu kita mendapatkan manfaat tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.