Kompas.com - 12/12/2020, 18:06 WIB

KOMPAS.com – Jantung bengkak atau pembengkakan jantung (kardiomegali) bukanlah suatu penyakit, melainkan pertanda kondisi medis lain.

Istilah kardiomegali mengacu pada pembesaran jantung yang terlihat pada tes pencitraan apa pun, termasuk rontgen dada.

Tes lain kemudian diperlukan untuk mendiagnosis kondisi yang menjadi penyebab jantung bengkak.

Baca juga: 12 Penyebab Jantung Bengkak yang Perlu Diwaspadai

Jantung membengkak termasuk kondisi yang tak layak dianggap remeh.

Pasalnya, pembengkakan jantung bisa menimbulkan sejumlah komplikasi berbahaya yang dapat mengancam jiwa.

Melansir Mayo Clinic, risiko komplikasi dari pembengkakan jantung bergantung pada bagian jantung yang membesar dan penyebabnya.

Berikut ini adalah beragam komplikasi jantung bengkak yang dapat terjadi:

  • Gagal jantung

Ventrikel kiri yang membesar dapat menyebabkan gagal jantung.

Pada gagal jantung, otot jantung melemah dan ventrikel meregang (melebar) hingga jantung tidak dapat memompa darah secara efisien ke seluruh tubuh.

  • Gumpalan darah

Ketika jantung tidak memompa sebagaimana mestinya, darah dapat berkumpul dan menggumpal menjadi gumpalan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.