Kompas.com - 20/12/2020, 01:00 WIB
Warga antre menimbang sampah yang sudah dipilah di Bank Sampah di Kampung Kitiran RT 002/ RW 008, Yosoroto, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (12/12/2020). Di tengah pandemi Covid-19, warga mengumpulkan sampah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kompas.comWarga antre menimbang sampah yang sudah dipilah di Bank Sampah di Kampung Kitiran RT 002/ RW 008, Yosoroto, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (12/12/2020). Di tengah pandemi Covid-19, warga mengumpulkan sampah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dia memastikan, bank sampah bisa tetap dijalankan tanpa harus memiliki gedung besar untuk menampung sampah-sampah.

Caranya, warga tinggal menerapkan bank sampah portabel seperti yang diterapkan di Kampung Kitiran.

Di mana, sampah yang terkumpul diarahkan untuk langsung disetorkan atau diambil oleh mitra pengepul pabrik daur ulang.

“Di tempat lain berpikir kalau mau mendirikan bank sampah harus mendirikan gedung. Di Solo, kalau nunggu gedung, ya enggak jalan-jalan bank sampahnya. Wong lahan tidak ada,” tutur dia.

Oleh sebab itu, agar proses pengumpulan sampah di bank sampah tidak memakan waktu terlalu lama, Denok mendorong warga untuk bisa memilah sampah sebaik mungkin sejak di rumah.

Sebelum dibawa ke bank sampah, sampah perlu dipilah sesuai jenisnya dan dibersihkan terlebih dahulu.

Denok menyebut, di Kampung Kitiran, warga sudah bisa memilah sampah anorganik menjadi 40 jenis. 

Jumlah itu mungkin sudah terbilang banyak jika dibandingkan dengan apa yang dilakukan warga di bank sampah lain di Solo.

Tapi, dia melihat sendiri, bahwa jumlah 40 masih kalah jauh dengan capaian warga di beberapa bank sampah di Kota Surabaya, Jawa Timur yang sanggup memilah sampah hingga 70 jenis.

“Misalnya, botol plastik. Kalau di tempat lain mungkin botol plastik dijadikan satu. Kalau di tempat kami sudah enggak. Tutup sendiri, badan botol sendiri, label juga sendiri. Semuanya punya harga,” jelas dia.

Baca juga: Banjir Jabodetabek, Waspadai Risiko Hipotermia pada Anak dan Lansia


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.