Kompas.com - 20/12/2020, 16:00 WIB

Dengan kata lain, seseorang cenderung menghindari tugas yang memicu stres untuk meningkatkan suasana hati dengan cepat.

Efek prokrastinasi

Kabar buruknya,prokrastinasi takhanya membuat tugas terasa lebih berat. Riset yang dilakukan psikolog dari Bishop's University, Kanada, Fuschia Sirois, membuktikan, prokrastinasi juga meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Dari riset yang dilakukan Sirois, menunda-nunda tugas penting bisa menyebabkan stres.

Hal inilah yang berpotensi meningkatkan risiko kita mengalami hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Penelitian sebelumnya juga membuktikan, terlalu sering melakukan prokrastinasi bisa memicu masalah kesehatan terkait stres, seperti sakit kepala, masalah pencernaan, pilek,flu, dan insomnia.

Baca juga: Yang harus Dilakukan Orangtua saat Anak Diare

Bagaimana cara mengatasinya?

Menurut laman Very Well Mind, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menghentikan prokrastinasi. Berikut cara tersebut:

1. Lakukan di pagi hari

Mengerjakan tugas utama ti pagiharu akan membuat kita lebih konsisten dan fokus dalam mengerjakannya.

2. Lakukan lebih sering

Jika Anda merasa kesulitan dengan tugas yang menurut Anda harus Anda lakukan sekali seminggu, atau dua kali seminggu, cobalah melakukannya setiap hari.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.