Kompas.com - 23/12/2020, 06:06 WIB
Ilustrasi hamil ShutterstockIlustrasi hamil

KOMPAS.com - Hampir semua wanita mengalami keputihan saat hamil buah hatinya.

Keputihan saat hamil lazimnya berubah-ubah atau dinamis seiring berjalannya kehamilan.

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait penyebab keputihan saat hamil sampai kapan perlu waspada.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Mulut Pahit Saat Hamil

Penyebab keputihan saat hamil

Melansir What to Expect, keputihan yang normal saat hamil ditandai dengan warna bening atau putih mirip susu, dan baunya ringan atau tidak berbau.

Jumlah lendir yang keluar dari vagina ini akan meningkat seiring perkembangan usia kehamilan.

Alasan kenapa wanita keputihan saat hamil disebabkan mengingkatnya kadar hormon estrogen.

Perubahan hormon ini meningkatkan aliran darah ke panggul. Derasnya aliran darah tersebut merangsang selaput lendir tubuh dan memicu keputihan.

Keputihan saat hamil yang normal bukannya tanpa sebab. Fungsi keputihan saat hamil antara lain:

  • Menghilangkan sel mati dari vagina
  • Melindungi jalan lahir dari infeksi
  • Menjaga keseimbangan bakteri yang sehat di dalam vagina

Baca juga: 8 Bahaya Stres Saat Hamil Bagi Ibu dan Janin yang Perlu Diwaspadai

Perubahan keputihan saat hamil

Ilustrasi kehamilanSHUTTERSTOCK Ilustrasi kehamilan
Melansir Pregnancy Birth Baby, keputihan pada ibu hamil dapat berubah-ubah sepanjang kehamilan.

Di awal kehamilan, ibu hamil akan mengeluarkan cairan atau lendir dengan jumlah yang lebih banyak ketimbang keputihan di masa subur atau sela-sela siklus haid.

Menjelang akhir kehamilan, jumlah lendir keputihan yang keluar dari vagina akan meningkat, terkadang kerap disalahartikan sebagai urine karena cukup banyak.

Pada minggu terakhir kehamilan, cairan yang keluar dari vagina umumnya lebih kental dan ada sedikit darah. Hal itu juga bisa jadi tanda persalinan sudah dekat.

Baca juga: 3 Penyebab Protein Urine pada Ibu Hamil Tinggi dan Perlu Diwaspadai

Kapan perlu waspada keputihan saat hamil?

Anda perlu memberi tahu dokter dan bidan apabila keputihan saat hamil tidak normal. Beberapa tandanya yakni:

  • Keputihan berwarna kehijauan atau kecokelatan
  • Keputihan disertai keluarnya darah
  • Keputihan baunya tak sedap
  • Keluarnya lendir dari vagina disertai gatal dan sakit
  • Vagina sakit saat buang air kecil atau berhubungan seks

Beberapa kondisi keputihan tak normal di atas bisa jadi tanda infeksi kuman atau penyakit menular seksual.

Pastikan ibu hamil segera konsultasi ke dokter apabila keputihan saat hamil mengarah tidak normal.

Perawatan medis yang tepat dapat melindungi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Hindari minum obat tanpa pengawasan dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.