Kompas.com - 23/12/2020, 20:06 WIB
Ilustrasi gula pasir menjadi bahan utama untuk mengubah warna lampu LED. Riset yang dilakukan peneliti LIPI ini dapat menjadi ide usaha rumahan lampu hias yang murah. SHUTTERSTOCK/Alexander ProkopenkoIlustrasi gula pasir menjadi bahan utama untuk mengubah warna lampu LED. Riset yang dilakukan peneliti LIPI ini dapat menjadi ide usaha rumahan lampu hias yang murah.

Padahal, protein adalah makronutrien yang paling mengenyangkan. Ini karena protein dapat memperlambat pencernaan, menjaga kadar gula darah stabil, dan mengatur hormon kelaparan.

Misalnya, protein membantu mengurangi kadar ghrelin, hormon yang mendorong nafsu makan dan meningkatkan asupan kalori.

Sebaliknya, mengasup protein dapat merangsang produksi peptida YY (PYY) dan glukagon-like peptide 1 (GLP-1), hormon yang berhubungan dengan perasaan kenyang yang membantu mengurangi asupan makanan.

Oleh sebab itu, makan makanan yang kaya karbohidrat, terutama karbohidrat olahan yang tinggi gula tambahan tapi rendah protein, dapat berdampak negatif pada rasa kenyang dan dapat menyebabkan penambahan berat badan dengan menyebabkan Anda makan lebih banyak pada makanan berikutnya sepanjang hari.

Menuru sebuah studi dalam The Journal of Nutrition, Health & Aging pada 2017, makanan tinggi gula juga cenderung rendah serat, nutrisi yang dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi nafsu makan, meski tidak sebanyak protein.

Baca juga: 17 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

4. Menggantikan makanan sehat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika sebagian besar diet Anda berkisar pada makanan tinggi gula tambahan, kemungkinan Anda kehilangan nutrisi penting.

Protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral adalah semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi secara optimal dan tetap sehat. Zat gizi ini biasanya tidak tersedia di makanan yang bergula.

Selain itu, makanan dan minuman olahan yang tinggi gula tambahan tidak memiliki senyawa bermanfaat seperti antioksidan yang terkonsentrasi dalam makanan seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, kuning telur, dan sayuran serta buah-buahan berwarna cerah.

Antioksidan dapat membantu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul yang sangat reaktif yang disebut radikal bebas.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Insulinoma
Insulinoma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.