Kompas.com - 01/01/2021, 18:07 WIB

Pada stadium lanjut, penyakit sifilis antara lain dapat merusak otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan persendian.

Masalah ini dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi asli yang tidak diobati.

Penyebab sifilis

Melansir WebMD, penyebab sifilis adalah bakteri yang disebut Treponema pallidum.

Rute penularan yang paling umum adalah melalui kontak dengan luka orang yang terinfeksi selama aktivitas seksual.

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (2): Bisa Sebesar Melon dan Jadi Kanker

Bakteri masuk ke tubuh melalui luka kecil atau lecet di kulit atau selaput lendir.

Sifilis menular selama tahap primer dan sekunder, dan terkadang pada periode laten awal.

Lebih jarang, sifilis dapat menyebar melalui kontak langsung yang tidak terlindungi dengan lesi aktif (seperti saat berciuman) atau melalui ibu yang terinfeksi ke bayinya selama kehamilan atau persalinan (sifilis kongenital).

Perlu diingat, sifilis tidak dapat ditularkan melalui toilet, bak mandi, pakaian atau peralatan makan yang sama, atau dari gagang pintu, kolam renang maupun bak air panas.

Setelah sembuh, sifilis tidak akan kambuh dengan sendirinya.

Namun, seseorang dapat terinfeksi kembali jika bersentuhan dengan luka sifilis orang lain.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.