Kompas.com - 02/01/2021, 10:05 WIB

Studi menunjukkan bahwa vitamin C terakumulasi di dalam berbagai jenis sel kekebalan untuk membantu sel kekebalan memerangi infeksi dan menghancurkan patogen penyebab penyakit.

Kekurangan vitamin C telah dikaitkan dengan kekebalan yang buruk dan risiko infeksi yang lebih tinggi, termasuk penyakit serius seperti pneumonia.

Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Faktanya, banyak penderita penyakit scurvy, penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C, akhirnya meninggal karena infeksi karena sistem kekebalan mereka yang tidak berfungsi dengan baik.

12. Anemia defisiensi besi yang persisten

Vitamin C dan anemia defisiensi besi sering terjadi bersamaan.

Tanda-tanda anemia defisiensi zat besi termasuk:

  • Pucat
  • Kelelahan
  • Kesulitan bernapas saat berolahraga
  • Kulit dan rambut kering
  • Sakit kepala
  • Kuku berbentuk sendok

Kadar vitamin C yang rendah dapat menyebabkan anemia defisiensi besi dengan mengurangi penyerapan zat besi dari makanan nabati dan secara negatif mempengaruhi metabolisme zat besi.

Kekurangan vitamin C juga meningkatkan risiko perdarahan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan anemia.

Jika anemia defisiensi zat besi berlangsung lama tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya periksa kadar vitamin C Anda.

Baca juga: 10 Gejala Anemia Defisiensi Besi yang Perlu Diketahui

13. Kelelahan dan suasana hati yang buruk

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.