Kompas.com - 09/01/2021, 16:05 WIB

Peningkatan asupan protein yang sederhana telah terbukti membantu pemeliharaan berat badan.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders pada 2014, dijelalskan bahwa meningkatkan protein dari 15 persen menjadi 18 persen kalori mengurangi berat badan kembali hingga 50 persen.

Jadi, jika Anda ingin menjaga berat badan berlebih, pertimbangkan untuk meningkatkan asupan protein secara permanen.

8. Tidak membahayakan ginjal yang sehat

Banyak orang yang salah percaya bahwa asupan protein tinggi membahayakan ginjal.

Baca juga: 10 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal

Memang benar bahwa membatasi asupan protein dapat bermanfaat bagi penderita penyakit ginjal yang sudah ada sebelumnya. Ini tidak boleh dianggap sepele, karena masalah ginjal bisa sangat serius.

Namun, meskipun asupan protein tinggi dapat membahayakan individu dengan masalah ginjal, hal itu tidak ada hubungannya dengan orang dengan ginjal yang sehat.

Faktanya, banyak penelitian menggarisbawahi bahwa diet tinggi protein tidak memiliki efek berbahaya pada orang tanpa penyakit ginjal.

9. Membantu tubuh memperbaiki diri setelah cedera

Protein dapat membantu tubuh Anda pulih setelah cedera.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.