Kompas.com - 14/01/2021, 20:09 WIB

Sedangkan doksisiklin adalah antibiotik yang harus diminum dua kali sehari selama kurang lebih satu minggu.

Antibiotik lain juga dapat diberikan.

Baca juga: Apakah Sperma Sering Tumpah Bisa Jadi Penyebab Sulit Hamil?

Tidak peduli antibiotik mana yang diresepkan, petunjuk dosis harus diikuti dengan hati-hati untuk memastikan infeksi sembuh sepenuhnya. Ini bisa memakan waktu hingga dua minggu, bahkan dengan obat dosis tunggal.

Selama masa perawatan, penting untuk tidak berhubungan seks.

Pasalnya, penderita masih mungkin untuk menularkan dan mengidap klamidia jika terpapar lagi, meskipun pernah mengobati infeksi sebelumnya.

Meskipun klamidia dapat disembuhkan, tetap penting untuk tetap terlindungi dan mencegah kekambuhan.

Diagnosis klamidia

Saat menemui dokter tentang klamidia, mereka mungkin akan bertanya tentang gejalanya.

Jika tidak ada, mereka mungkin bertanya mengapa Anda khawatir.

Jika ada gejala, dokter mungkin melakukan pemeriksaan fisik. Ini memungkinkan mereka untuk mengamati kotoran, luka, atau bintik-bintik tidak biasa yang mungkin terkait dengan kemungkinan infeksi.

Baca juga: 3 Teknik Menunda Ejakulasi untuk Cegah Ejakulasi Dini

Tes diagnostik yang paling efektif untuk klamidia adalah mengusap vagina pada wanita dan menguji urine pada pria.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.