Kompas.com - 18/01/2021, 18:08 WIB
 . ISTOCKPHOTO/CHERRIESJD .

KOMPAS.com - Penyakit herpes pada ibu hamil adalah salah satu masalah kehamilan yang perlu diwaspadai

Penyakit ini sangat menular dan rentan menyebar dari ibu hamil kepada bayinya selama proses persalinan.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan, infeksi herpes pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan bayi lahir prematur.

Berikut hal yang perlu diketahui seputar gejala, penyebab, dan cara mengatasi herpes pada ibu hamil.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Madu?

Gejala herpes pada ibu hamil

Melansir What to Expect, gejala herpes pada ibu hamil umumnya muncul selang dua sampai 10 hari setelah virus herpes simpleks (HSV) menginfeksi tubuh.

Banyak ibu hamil yang tidak menyadari dirinya terinfeksi virus herpes. Ada yang mengira herpes mirip jerawat atau ruam biasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi ada juga yang merasakan gejala herpes seperti flu dan gatal-gatal biasa, antara lain:

  • Badan menggigil
  • Kelelahan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Pegal
  • Tidak enak badan
  • Alat kelamin terasa nyeri
  • Gatal
  • Vagina sakit saat buang air kecil
  • Keluar cairan dari vagina dan uretra
  • Selangkangan nyeri saat ditekan
  • Muncul luka lepuh berupa luka kecil berisi cairan dan terasa nyeri

Serangan herpes pada ibu hamil dapat berlangsung selama dua sampai empat minggu. Dalam rentang waktu itu, penyakit masih menular.

Seminggu setelah itu, penyakit biasanya sudah tidak parah dan gejalanya tidak terlalu menyakitkan karena sistem daya tahan tubuh sudah mengembangkan antibodi.

Baca juga: Herpes pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyebab herpes pada ibu hamil

Herpes adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh satu dari dua jenis virus herpes simpleks (HSV). Virus penyebab herpes pada ibu hamil yakni:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.