Kompas.com - 19/01/2021, 16:06 WIB
Ilustrasi aneurisma pada otak SHUTTERSTOCKIlustrasi aneurisma pada otak

KOMPAS.com - Aneurisma otak adalah kondisi saat dinding pembuluh darah di otak melemah dan menyebabkan munculnya tonjolan.

Saat darah melewati pembuluh darah yang melemah, tekanan darah membuat area tersebut menonjol seperti balon.

Menurut Mayo Clinic, aneurisma otak bisa bocor atau pecah dan memicu pendarahan otak atau stroke.

Baca juga: Perbedaan Gejala Bell’s Palsy dan Stroke yang Sekilas Mirip

Pecahnya aneurisma otak paling sering terjadi di ruang antara otak dan jaringan tipis yang menutupi otak.

Kondisi ini menyebabkan stroke hemoragik yang disebut pendarahan subaraknoid.

Aneurisma yang pecah dapat mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan medis segera. Kenali gejala dan penyebabnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala aneurisma otak

Gejala aneurisma otak bisa berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan serta kondisi pecah atau tidaknya pembuluh darah.

Aneurisma otak yang tidak pecah kerap tidak menimbulkan gejala tertentu, terlebih jika ukuran tonjolan pembuluh darah kecil.

Namun, Anda perlu waspada dengan aneurisma otak yang tidak pecah tapi ukurannya lebih besar. Kondisi tersebut dapat menekan jaringan dan saraf otak dan memicu gejala:

  • Bagian atas dan belakang salah satu mata nyeri
  • Pupil membesar
  • Pandangan jadi tidak jelas atau berbayang
  • Mati rasa di salah satu sisi wajah

Baca juga: Stres Dapat Menyebabkan Stroke, Kok Bisa?

Sedangkan aneurisma otak yang bocor dapat memicu gejala sakit kepala mendadak yang sangat parah.

Melansir NHS, kebanyakan gejala aneurisma otak baru terasa saat sudah dalam kondisi pecah. Hal itu disebabkan kerusakan otak mulai meluas. Gejala aneurisma otak yang pecah antara lain:

  • Sakit kepala yang sangat parah, rasanya seperti sakit kepala paling parah yang pernah dikeluhkan seumur hidup
  • Mual dan muntah
  • Leher kaku
  • Pendangan buram
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Kejang
  • Kelopak mata terkulai
  • Hilang kesadaran
  • Kebingungan

Pendarahan di otak terkait aneurisma selama beberapa detik saja dapat merusak sel otak dan meningkatkan tekanan dalam tengkoran.

Apabila tekanan terlalu tinggi, suplai darah dan oksigen ke otak dapat terganggu. Dampaknya bisa fatal sampai menyebabkan kematian.

Jika ada gejala aneurisma otak yang khas seperti sakit kepala sangat parah yang muncul tiba-tiba, segera bawa penderita ke rumah sakit.

Baca juga: 10 Penyebab Stroke dan Faktor Risikonya

Penyebab aneurisma otak

Penyebab aneurisma otak yang pasti masih belum jelas. Namun, ahli menyebut ada beberapa faktor risiko biang aneurisma otak. Antara lain:

  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi
  • Punya riwayat keluarga dengan aneurisma otak
  • Menggunakan narkoba
  • Minum alkohol berlebihan

Baca juga: Gejala Stroke yang Pantang Diabaikan

Di beberapa kasus, aneurisma otak berkembang karena kelemahan dinding pembuluh darah sejak lahir.

Aneurisma otak dapat menyerang siapa saja. Cara terbaik untuk mencegah penyakit ini adalah mengurangi faktor risikonya.

Hindari aktivitas yang dapat merusak pembuluh darah seperti merokok, makan makanan tinggi lemak, tidak mengontrol tekanan darah, dan kelebihan berat badan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.