Kompas.com - 20/01/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah. SHUTTERSTOCK/solar22Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah.

Dokter akan memberikan rekomendasi suplemen dan pola makan untuk memulihkan zat besi pada anak.

Mencegah anemia difisiensi besi

AAP memberikan rekomendasi pencegahan anemia defisiensi besi pada anak.

Rekomendasi pertama untuk bayi yang menyusu ASI serta bayi yang mendapat kombinasi susu ASI dan susu formula di 6 bulan pertama. Mulai usia 4 bulan, bayi dengan kriteria tersebut, idealnya mendapat suplemen zat besi sampai mereka mendapatkan makanan pendamping ASI yang kaya zat besi.

Rekomendasi kedua, bayi yang mendapat susu formula penuh selama 6 bulan pertama tidak membutuhkan suplemen zat besi. Alasannya karena zat besi sudah ada di susu formula.

Rekomendasi ketiga adalah bayi dan balita usia 1 hingga 3 tahun harus mengonsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C.

Kekurangan zat besi pada anak bisa dicegah. Untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai jalur, berikan makanan kaya zat besi.

Selain itu, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter anak Anda mengenai perlunya tes darah dan asupan suplemen zat besi.

Baca juga: 10 Gejala Anemia Defisiensi Besi yang Perlu Diketahui

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X