Kompas.com - 22/01/2021, 12:02 WIB
ilustrasi sendi Shutterstock/peterschreiber.mediailustrasi sendi

Bahan kimia ini meningkatkan aliran darah ke area yang cedera atau terinfeksi. Imbasnya, area sendi yang meradang jadi kemerahan atau terasa hangat.

Beberapa bahan kimia yang menyebabkan cairan bocor ke jaringan sendi juga dapat memicu pembengkakan. Proses ini memengaruhi saraf dan menimbulkan rasa sakit.

Penyebab radang sendi tergantung jenis penyakitnya. Beberapa hal yang dapat menyebabkan peradangan sendi antara lain:

  • Cedera
  • Kelainan metabolisme seperti kadar asam urat tinggi
  • Faktor keturunan
  • Infeksi virus dan bakteri
  • Gangguan sistem daya tahan tubuh

Penyakit radang sendi dapat diketahui lewat pemeriksaan fisik, tes darah, sampai pemindaian dengan sinar-X.

Baca juga: 8 Macam Kelainan pada Tulang Manusia yang Perlu Diwaspadai

Cara mengobati radang sendi

Terdapat beberapa cara mengobati radang sendi. Yakni dengan kombinasi terapi obat, istirahat, olahraga, atau operasi untuk memperbaiki kerusakan sendi.

Perawatan untuk radang sendi disesuaikan dengan jenis penyakit, usia, kondisi kesehatan secara keseluruhan, dan tingkat keparahan penyakit.

Umumnya pemberian obat radang sendi bertujuan untuk meredakan nyeri, mempertahankan gerakan sendi, dan menjaga kekuatan otot.

Dokter terkadang juga merekomendasikan alat seperti tongkat atau bidai untuk mengurangi tekanan pada persendian.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X