Kompas.com - 23/01/2021, 12:12 WIB
Ilustrasi tes gula darah pada pasien diabetes. Getty Images/iStockphotoIlustrasi tes gula darah pada pasien diabetes.

Di tahap awal, gejala hipoglikemia yang muncul utamanya terkait dengan respons sistem saraf seperti gugup, berkeringat, lapar, pusing, gemetaran, lemas, sampai jantung berdebar.

Apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, kadar gula darah bisa menurun dan gejala hipoglikemia bisa berkembang menjadi linglung, sangat mengantuk, perilaku berubah, kejang, sampai koma.

Kadar gula darah rendah pada penderita diabetes umumnya terjadi di pagi hari.

Untuk menaikkan gula darah, konsumsi sedikit minuman atau makanan manis. Setelah 10 atau 15 menit, ukur kembali kadar gula darah.

Jika kadar gula darah belum normal dan masih tergolong rendah, makan besar atau hidangan utama.

Apabila sudah menjajal cara diatas dan gejala hipoglikemia tak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter agar diberi perawatan yang tepat dan aman untuk menaikkan gula darah.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

14 Gejala Hipoglikemia yang Perlu Diwaspadai
Hipoglikemia jamak dialami penderita diabetes yang mengonsumsi obat penurun gula darah. Namun, orang tanpa diabetes juga bisa terkena hipoglikemia.
Bagikan artikel ini melalui

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X