Kompas.com - 25/01/2021, 10:08 WIB

Namun, penelitian lain telah melihat efek kafein saja dan menemukan bahwa itu mungkin tidak memicu gejala refluks.

Jika ini masalahnya, maka senyawa lain yang ditemukan dalam kopi mungkin bertanggung jawab.

Namun demikian, penelitian lain tidak menemukan hubungan antara kopi dan gejala refluks.

Meskipun penelitian tetap tidak meyakinkan, jika Anda mentolerir kopi, maka Anda tidak perlu menghindarinya.

Namun jika kopi menyebabkan refluks dan heartburn, yang terbaik adalah menghindarinya atau membatasi asupan Anda.

Baca juga: Benarkah Minum Kopi Bisa Sebabkan Asam Urat?

10. Minuman bersoda

Minuman bersoda atau minuman berkarbonasi juga merupakan penyebab umum heartburn.

Penelitian telah menunjukkan bahwa minuman ini dapat mengendurkan sfingter esofagus dan meningkatkan keasaman asam lambung, dua faktor risiko heartburn.

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan mengamati pola tidur lebih dari 15.000 orang, menemukan bahwa sekitar 25 persen mengalami heartburn di malam hari.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa heartburn di malam hari sangat terkait dengan beberapa faktor, termasuk minum minuman ringan berkarbonasi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.