Kompas.com - 25/01/2021, 18:08 WIB
Ilustrasi asam lambung, GERD shutterstockIlustrasi asam lambung, GERD

Kerongkongan memasuki sisi kanan perut. Akibatnya, sfingter esofagus bagian bawah berada di atas tingkat asam lambung saat Anda tidur miring ke kiri.

Baca juga: Ini Durasi Tidur Ideal Berdasarkan Usia

Saat Anda berbaring miring ke kanan, asam lambung menutupi sfingter esofagus bagian bawah. Kondisi ini diyakini dapat meningkatkan risiko asam bocor melaluinya dan menyebabkan refluks asam lambung.

Jelas, anjuran ini mungkin tidak praktis, karena kebanyakan orang mengubah posisi mereka saat tidur.

Namun beristirahat dengan menghadap sisi kiri mungkin membuat Anda lebih nyaman saat Anda tertidur.

15. Makan secara perlahan atau jangan terburu-buru lagi

Melansir WebMD, makan cepat, bukan hanya makanan cepat saji, dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung setelah makan, menurut sebuah studi baru.

Para peneliti mengatakan orang yang makan makanannya dengan cepat lebih mungkin menderita GERD.

GERD terjadi ketika asam lambung masuk ke kerongkongan dan menyebabkan gejala seperti nyeri dada dan heartburn.

Baca juga: 5 Dampak Buruk Makan Terlalu Cepat untuk Kesehatan

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti penyempitan esofagus, pendarahan, atau kondisi prakanker yang dikenal sebagai Barrett's esofagus.

Beberapa faktor gaya hidup diketahui mempengaruhi risiko GERD, seperti berat badan seseorang dan jenis makanan yang mereka makan. Namun dalam studi ini, para peneliti melihat apakah kecepatan makan seseorang dapat berkontribusi terhadap risiko refluks asam dan GERD.

Peneliti meminta 10 sukarelawan sehat untuk makan makanan normal 690 kalori dalam lima atau 30 menit pada hari-hari bergantian dan kemudian memonitor mereka selama dua jam setelah makan untuk mengetahui tanda-tanda asam lambung dan GERD.

Studi tersebut menunjukkan bahwa makanan cepat saji menyebabkan total 15 episode GERD dibandingkan dengan 11,5 episode GERD yang dipicu oleh makan yang lebih santai. Episode refluks asam dilaporkan total 12,5 kali setelah makan lima menit dibandingkan 8,5 kali setelah makan 30 menit.

Oleh sebab itu, sebagai cara mengatasi dan mencegah asam lambung naik, Anda sebaiknya makan secara perlahan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X