Kompas.com - 26/01/2021, 12:06 WIB

Ini karena diet bebas gluten mengurangi banyak makanan berserat tinggi seperti biji-bijian, yang dapat menyebabkan penurunan asupan serat dan frekuensi tinja yang berkurang.

Ketidakaktifan fisik, dehidrasi, dan pola makan yang buruk juga dapat menyebabkan sembelit.

Baca juga: 8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8. Depresi

Seiring dengan banyaknya gejala fisik penyakit celiac, gejala psikologis seperti depresi juga lazim terjadi.

Sebuah analisis dari 29 studi menemukan bahwa depresi lebih sering terjadi dan parah pada orang dewasa dengan penyakit celiac daripada pada populasi umum.

Studi kecil lainnya dengan 48 peserta menemukan bahwa mereka dengan penyakit celiac lebih cenderung memiliki gejala depresi daripada kelompok kontrol yang sehat.

Sebuah studi terhadap 2.265 pasien celiac menemukan bahwa 39 persen melaporkan depresi, tetapi mencatat bahwa berpegang pada diet bebas gluten dalam jangka panjang dikaitkan dengan penurunan risiko gejala depresi.

Namun, ada banyak penyebab potensial depresi lainnya, termasuk fluktuasi kadar hormon, stres, kesedihan, dan bahkan faktor genetik.

9. Ruam gatal di kulit

Penyakit celiac dapat menyebabkan dermatitis herpetiformis, sejenis ruam kulit yang gatal dan melepuh yang dapat terjadi pada siku, lutut, atau pantat.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.