Kompas.com - 07/02/2021, 10:10 WIB

5. Minum minyak jarak

Cara alami untuk mempercepat kontraksi lainnya yakni dengan minum minyak jarak.

Minum 1-2 ons atau 2 sendok makan minyak jarak untuk merangsang pelepasan hormon prostaglandin, yang dapat membantu mematangkan serviks.

Pastikan sebelum minum minyak jarak ibu hamil sudah mendapatkan persetujuan dari bidan atau dokter. Konsultasikan juga dosis paling tepat.

6. Makan kurma

Penelitian menunjukkan, manfaat makan kurma di minggu terakhir kehamilan dapat merangsang kontraksi, mematangkan serviks, dan melebarkan serviks saat persalinan.

Makan kurma sebelum persalinan juga dapat mengurangi kemungkinan penggunaan obat untuk induksi persalinan.

Baca juga: Penyebab dan Perawatan Bayi Prematur

7. Intervensi medis

Jika beragam cara merangsang kontraksi agar bayi cepat lahir di atas sudah dicoba dan belum berhasil, tenaga kesehatan umumnya menyarankan agar dilakukan intervensi medis.

Terlebih jika ada pertimbangan kondisi kesehatan ibu atau janin di dalam kandungan.

Beberapa intervensi medis yang disarankan, antara lain:

  • Induksi dengan obat
  • Memecah ketuban
  • Terapi epidural

Sebelum mencoba beragam cara mempercepat kontraksi atau intervensi medis agar bayi cepat lahir, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter atau bidan.

Pertimbangkan plus minus dan risikonya. Terkadang, proses persalinan terlambat bukan jadi persoalan asalkan kondisi janin dalam kandungan dan ibu hamil dalam kondisi prima.

Selama janin dalam kandungan dan ibu hamil baik-baik saja, tak ada salahnya membiarkan bayi lahir sendiri tanpa intervensi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.