Kompas.com - 09/02/2021, 20:08 WIB
  • 207 dokter gigi puskesmas
  • 53 dokter gigi rumah sakit
  • 30 dokter gigi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG)
  • 21 dokter gigi klinik mandiri
  • 11 dokter gigi Dinas Kesehatan
  • 16 dokter gigi instansi pemerintah dan lain-lain

Dari 338 dokter gigi tersebut, 33 di antaranya meninggal dunia.

“Angka ini perlu menjadi perhatian untuk kita semua, bahwa Covid-19 bukan main-main, yakni memberikan ancaman yang sangat luar biasa untuk dokter gigi kita,” jelas drg. Sri Hananto.

Dia membeberakan, puncak jumlah dokter gigi yang meninggal dunia akibat Covid-19 ditemukan pada bulan Januari 2021, yakni setelah meningkatnya mobilitas masyarakat karena digelar pesta Pilkada serta libur Natal 2020 dan tahun baru 2021.

“April sampai Mei itu tujuh dokter yang meninggal dunia (akibat Covid-19). Sementara, saat diberlakukan PSBB ketat, tidak ada dokter yang meninggal. Setelah ada pelonggaran, mulai ada lagi (yang meninggal). Tertinggi pada Januari ini, ada 14 dokter meninggal, kemungkinan karena ada libur panjang, di mana orang berkumpul dengan keluarga, entah itu pesta atau di restoran,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.