Kompas.com - 18/02/2021, 18:06 WIB
Ilustrasi Epilepsi Kompas.comIlustrasi Epilepsi

Pertolongan pertama saat kejang

Kejang kebanyakan bisa berhenti dengan sendirinya. Tapi, saat kejang seseorang rentan cedera atau terluka karena kehilangan kontrol tubuh.

Berikut beberapa pertolongan pertama saat kejang yang bisa membantu penderita:

  • Cegah penderita terjatuh dengan membaringkan tubuhnya ke lantai atau tempat yang aman, berikan bantal untuk menopang kepalanya
  • Kendurkan pakaian ketat, terutama di sekitar leher
  • Apabila penderita muntah saat kejang, miringkan tubuh penderita agar muntahan tidak masuk ke paru-paru
  • Temani penderita kejang hingga serangan mereda, atau sampai penderita mendapatkan pertolongan medis profesional

Saat mendapati penderita kejang, hindari beberapa hal berikut

  • Jangan menahan kejang penderita
  • Jangan meletakkan benda apa pun di antara gigi penderita
  • Hindari memindahkan penderita, kecuali saat penderita berada di dekat sesuatu yang berbahaya
  • Jangan memberikan apa pun melalui mulut (misalkan minuman atau makanan tertentu) sampai kejang berhenti
  • Jika bayi mengalami kejang saat demam tinggi, dinginkan demam dengan kompres menggunakan air hangat dan segera cari pertolongan medis

Segera hubungi layanan medis darurat apabila kejang berlangsung lebih dari dua menit, penderita mengalami gangguan perilaku atau pingsan setelah serangan kejang, serangan kejang berulang, dan penderita kejang dalam kondisi hamil serta diabetes.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.