Kompas.com - 15/03/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi penis shutterstockIlustrasi penis

KOMPAS.com - Sebagian pria mendapati penisnya bengkok ke kiri atau ke kanan saat ereksi.

Kondisi penis bengkok ini terkadang membuat sebagian pria khawatir kesehatan seksualnya ikut terganggu.

Berikut penjelasan lebih lanjut penyebab penis bengkok dan kapan perlu waspada.

Baca juga: 9 Penyebab Penis Bengkak

Penyebab penis bengkok

Dilansir dari Harvard Health Publishing, penis bengkok ke kiri atau ke kanan saat ereksi sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan.

Dengan catatan, penis bengkok tidak disertai rasa nyeri dan tidak mengganggu aktivitas seksual.

Ada beberapa penyebab penis bengkok yang biasanya disertai rasa sakit dan mengganggu fungsi seksual, antara lain:

60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Penis Bengkok, Normal atau Tidak?
Penis bengkok tanpa rasa nyeri dan tidak mengganggu fungsi seksual umumnya bukan masalah kesehatan serius. Kenali penyebab sampai cara mengatasinya...
Bagikan artikel ini melalui
  • Cedera saat berhubungan seks
  • Jatuh dari kendaraan
  • Kecelakaan

Di luar kondisi tersebut, penis bengkok juga bisa menjadi gejala penyakit langka peyronie.

Baca juga: Kenali Apa Itu Hipospadia, Kelainan Penis Bawaan Lahir

Penis bengkok gejala penyakit peyronie

Melansir NHS, peyronie adalah penyakit yang membuat penis bengkok saat ereksi. Masalah kesehatan pria ini jamak menyerang kaum Adam di atas usia 40 tahun.

Selain penis bengkok, gejala penyakit peyronie antara lain:

  • Ada penebalan atau benjolan keras di batang penis
  • Penis sakit saat ereksi
  • Bentuk penis terkadang seperti jam pasir

Di beberapa kasus yang parah, peyronie membuat penderitanya mengalami kesulitan berhubungan seks dan menyebabkan disfungsi ereksi.

Penyebab penyakit peyronie kebanyakan berasal dari cedera saat berhubungan seks.

Cara mengatasi penis bengkok

Penis bengkok yang tidak disertai rasa sakit atau tidak mengganggu hubungan seks umumnya tidak perlu diobati.

Sedangkan untuk penderita penyakit peyronie, masalah kesehatan ini bisa diatasi dengan terapi obat steroid.

Untuk kasus yang parah, cara mengatasi penis bengkok memerlukan operasi.

Baca juga: 3 Penyebab Penis Susah Ereksi dan Cara Mengatasinya

Operasi biasanya direkomendasikan sebagai opsi terakhir apabila penis bengkok sudah tidak merespons pengobatan.

Operasi atau tindakan bedah untuk meluruskan penis bengkok dilakukan sesuai penyebabnya.

Ada yang menghilangkan plak biang penis bengkok, menempelkan kulit atau jaringan untuk meluruskan penis, sampai menanamkan alat untuk meluruskan penis.

Jika Anda khawatir dengan penis bengkok bisa mengganggu fungsi seksual, konsultasikan ke dokter.

Penis bengkok umumnya bukan masalah kesehatan serius dan tidak terkait dengan kanker.

Baca juga: Teh Basi Bisa Menghaluskan Kulit sampai Memperbesar Penis, Benarkah?


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X