Kompas.com - 24/03/2021, 10:07 WIB
Ilustrasi stroke shutterstockIlustrasi stroke

6. Sistem urinari atau perkemihan

Kerusakan akibat stroke dapat pula menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dan otot yang mengontrol kandung kemih.

Baca juga: 10 Penyebab Mengompol pada Orang Dewasa

Jika ini terjadi, Anda mungkin perlu lebih sering ke kamar mandi atau buang air kecil saat tidur (mengompol), saat batuk, atau tertawa.

Seperti inkontinensia usus, ini biasanya merupakan gejala awal yang dapat membaik seiring waktu.

7. Sistem reproduksi

Stroke tidak secara langsung mengubah cara kerja sistem reproduksi Anda.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

7 Efek Stroke pada Tubuh yang Perlu Diwaspadai
Efek stroke pada tubuh patut dipahami sebagai langkah antisipasi adanya penyakit ini pada tubuh.
Bagikan artikel ini melalui

Tapi, stroke dapat mengubah bagaimana Anda merasakan seks dan perasaan Anda tentang tubuh.

Depresi, penurunan kemampuan berkomunikasi, dan pengobatan tertentu juga dapat menurunkan garirah Anda untuk melakukan aktivitas seksual akibat stroke.

Salah satu masalah fisik yang dapat memengaruhi kehidupan seks Anda adalah kelumpuhan.

Melakukan aktivitas seksual masih memungkinkan, tetapi Anda dan pasangan kemungkinan besar perlu melakukan penyesuaian.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X