Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/03/2021, 18:10 WIB
  • Beberapa antibiotik
  • Anti-androgen
  • Anti-inflammatories
  • Antipsikotik
  • Opiat
  • Antidepresan
  • Steroid anabolik, yang dapat terus memengaruhi jumlah sperma hingga 1 tahun setelah menghentikan pengobatan
  • Suplemen testosteron
  • Metadon

Seraong pria harus berkonsultasi dengan dokter jika yakin bahwa obat yang sedang dikonsumsi dapat mengurangi jumlah sperma atau mepengaruhi kesuburan mereka.

Baca juga: Paracetamol atau Ibuprofen, Mana yang Lebih Baik untuk Obat Demam?

9. Konsumsi obat-obatan tertentu

Seorang dokter mungkin meresepkan obat untuk pria dengan jumlah sperma yang sangat rendah dan mereka yang memiliki faktor atau pertimbangan kesehatan tambahan.

Obat-obatan yang terkadang diresepkan oleh dokter untuk mengatasi jumlah sperma yang rendah meliputi:

  • Serophene oral, meskipun ini lebih sering terjadi pada infertilitas wanita
  • Obat gonal-F RFF Redi-ject (follitropin alfa atau gonal-F)
  • Antibiotik jika jumlah sperma rendah terjadi karena infeksi saluran kemih atau saluran reproduksi
  • Human chorionic gonadotrophin (Choragon atau Pregnyl)
  • Letrozole atau anastrozole
  • Androgen eksogen

Sperma yang sehat

Perlu diketauhui, jumlah sperma sebenarnya bukanlah satu-satunya hal yang penting saat Anda dan pasangan sedang melakukan program hamil.

Anda juga perlu memiliki sperma yang sehat secara keseluruhan.

Kesehatan reproduksi pria di antaranya ditentukan oleh tiga aspek sperma berikut:

  • Kesehatan sperma individu
  • Jumlah atau konsentrasi sperma
  • Volume sperma secara keseluruhan

Beberapa temuan menunjukkan bahwa kualitas sperma pada banyak pria kini mengalami penurunan. 

Dokter tidak sepenuhnya yakin mengapa hal itu terjadi, tetapi gaya hidup dan nutrisi mungkin berperan.

Baca juga: Penyebab Penis Ereksi Saat Bangun Tidur pada Pagi Hari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+